LABUAN BAJO – Dugaan skandal perselingkuhan yang melibatkan seorang oknum Kepala Desa (Kades) kembali menggemparkan warga Kabupaten Manggarai Barat. Oknum pejabat desa tersebut kedapatan berada di salah satu kamar hotel di kawasan Kelurahan Wae Kelambu, Kecamatan Komodo, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, pada Kamis (14/10/2026) siang.
Insiden ini berujung pada aksi penggerebekan dramatis oleh suami sah dari wanita yang diduga menjadi selingkuhan sang Kades.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, kronologi peristiwa bermula sekitar pukul 13.00 WITA. Oknum Kades J tersebut terlihat mendatangi Penginapan Galung sendirian. Ia langsung memesan tempat dan masuk ke kamar nomor 15 yang terletak di lantai dua.
Tidak lama setelah kedatangan oknum Kades, seorang wanita berinisial F yang membawa serta anaknya yang masih kecil tampak menyusul ke hotel tersebut. Setibanya di area lobi, wanita itu langsung bertanya kepada petugas resepsionis mengenai keberadaan kamar nomor 15. Tanpa menaruh curiga, petugas lobi mengarahkan wanita tersebut menuju lantai atas.
Ketegangan mulai memuncak berselang beberapa menit kemudian, ketika suami sah dari wanita tersebut tiba-tiba muncul di hotel yang sama. Dengan raut wajah tegang, sang suami langsung mengonfirmasi keberadaan oknum pejabat desa itu kepada petugas jaga.
“Pak Kades ada di sini?” tanya sang suami dengan nada menyelidik kepada petugas lobi.
Mendengar pertanyaan tersebut, petugas lobi menjawab jujur bahwa yang bersangkutan memang sedang berada di kamar nomor 15 di lantai dua.
Saat sang suami bersiap untuk naik, sang istri terpantau turun dari lantai dua dan keduanya sempat berpapasan di ruang lobi. Namun, tanpa menghiraukan sang istri, pria tersebut langsung bergegas naik menuju kamar nomor 15 untuk membuktikan kecurigaannya.
Sayangnya, setibanya di depan kamar nomor 15, oknum Kades tersebut diduga sudah mengendus kedatangan sang suami dan berhasil meloloskan diri. Saat pintu kamar diperiksa, oknum Kades sudah tidak berada di dalam ruangan. Ia diduga kabur secara tergesa-gesa dan meninggalkan satu unit sepeda motor miliknya yang masih terparkir di area parkiran hotel.
Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga korban (suami sah) dilaporkan masih melakukan untuk visum terkait langkah hukum yang akan diambil atas dugaan perselingkuhan ini.
Sementara itu, oknum Kades yang bersangkutan belum berhasil ditemui oleh awak media untuk dimintai keterangan resmi terkait insiden yang mencoreng nama baik instansi pemerintahan desa tersebut. Awak media telah berupaya melakukan konfirmasi, namun belum mendapatkan jawaban hingga berita ini diterbitkan. (Red)
Editor : Tim Info-kini






