Jalur Bambor-Werang dan Langgo-Werang Lumpuh Total Akibat Longsor

- Redaksi

Kamis, 22 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MANGGARAI BARAT — Ruas jalan Bambor–Werang dan Langgo–Werang di Kabupaten Manggarai Barat, NTT, lumpuh total setelah tertimbun material tanah longsor pada Kamis (22/1/2026).

Bencana yang memutus mobilitas antarwilayah ini terjadi menyusul hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut tanpa henti sejak Rabu malam hingga Kamis siang.

Bencana ini dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut tanpa henti sejak Rabu malam hingga Kamis siang. Curah hujan yang ekstrem membuat kondisi tanah di perbukitan sekitar jalan menjadi labil dan akhirnya runtuh menutupi akses vital warga.

Berdasarkan pantauan di lokasi, pemandangan di titik longsor menunjukkan kerusakan yang cukup masif. Tebing ambrol, menyisakan lereng tanah berwarna cokelat kemerahan yang basah dan licin. Material berupa tanah padat bercampur bongkahan batu besar dan kerikil menimbun seluruh permukaan jalan.

Tak hanya tanah dan batu, sisa-sisa vegetasi berupa pepohonan yang tercerabut hingga ke akar serta semak belukar tampak berserakan di tengah jalan, menciptakan genangan lumpur yang membuat medan semakin sulit dievakuasi secara manual.

Situasi darurat ini dikonfirmasi oleh Robert Perkasa. Melalui pesan singkat, ia melaporkan bahwa jalur penghubung antarwilayah tersebut benar-benar terputus dan tidak menyisakan ruang bagi kendaraan untuk melintas.

“Longsor di dua jalur jalan: Bambor-Werang dan Langgo-Werang. Lumpuh total. Longsor ini terjadi Kamis dini hari” tulis Robert Perkasa dalam pesan singkat WhatsApp yang diterima pada Kamis.

Terputusnya kedua ruas jalan ini berdampak langsung pada aktivitas ekonomi dan mobilitas warga di Kecamatan Mbeliling dan Sano Nggoang.

Jalur Bambor-Werang dan Langgo-Werang merupakan urat nadi bagi distribusi logistik dan akses menuju pusat-pusat pelayanan publik.

Tumpukan material longsor yang cukup besar menuntut pengerahan alat berat dari instansi terkait untuk melakukan pembersihan agar arus lalu lintas dapat kembali normal.

Baca Juga:  Wujudkan Polri untuk Masyarakat, jajaran Polsek Lembor perbaiki jalan rusak di kecamatan Welak

Penulis : Tim Infokini

Editor : Sansiro Petra

Berita Terkait

Dari Kaban, Tarsisius Gonsa, ST., Dilantik Bupati Mabar sebagai Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura
Bupati Mabar Melantik 15 Pejabat Baru, Fatincy Reynilda, S.P, Menjabat Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UKM
Wujud Sinergitas, Pemdes dan Babinsa Perbaiki Jalan Provinsi Yang Rusak Bersama Masyarakat
Akses Jalan Provinsi Rusak, Babinsa Gandeng Warga Desa Golo Ketak Perbaiki Jalan di Tanjakan Wate
Tragis! Melamar Kerja Jadi LC, Wanita Asal Karawang Meninggal di Salah Satu THM di Labuan Bajo
Pemerintah Desa Mata Wae Resmi Membentuk Panitia Pemilihan Kepala Desa PAW
Mana Surat Aslinya?, Florianus Adu Bongkar Kejanggalan Sertifikat 16 Hektare di Keranga
Tersangka di Polres Mabar, SP3 di Polda NTT Karena Bukan Unsur Pidana

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:08 WITA

Dari Kaban, Tarsisius Gonsa, ST., Dilantik Bupati Mabar sebagai Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:30 WITA

Bupati Mabar Melantik 15 Pejabat Baru, Fatincy Reynilda, S.P, Menjabat Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UKM

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:14 WITA

Wujud Sinergitas, Pemdes dan Babinsa Perbaiki Jalan Provinsi Yang Rusak Bersama Masyarakat

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:37 WITA

Akses Jalan Provinsi Rusak, Babinsa Gandeng Warga Desa Golo Ketak Perbaiki Jalan di Tanjakan Wate

Senin, 4 Mei 2026 - 14:09 WITA

Tragis! Melamar Kerja Jadi LC, Wanita Asal Karawang Meninggal di Salah Satu THM di Labuan Bajo

Berita Terbaru