Bahas Stunting hingga Karakter, Kadis Kopnakertrans Mabar Hadiri Rakerda PP-PAUD NTT di Kupang

- Redaksi

Rabu, 5 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD-PP PAUT NTT di Kupang.

Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD-PP PAUT NTT di Kupang.

KUPANG — Dewan Pimpinan Daerah Perkumpulan Penyelenggara Pendidikan Anak Usia Dini (DPD PP-PAUD) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) resmi menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tahun 2026 mengusung tema “Optimalisasi Peran PP PAUD dalam mewujudkan Generasi Emas NTT yang Cerdas, Berkarakter dan Berkualitas.” Acara bergengsi yang berlangsung khidmat di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Rabu, 05/8/2026.

Rakerda ini menjadi momentum krusial bagi jajaran pengurus, pengelola PAUD, dan lintas sektor pemerintahan di NTT untuk menyatukan visi, mengevaluasi program kerja, serta merumuskan langkah taktis penguatan pendidikan anak usia dini demi menyambut Indonesia Emas 2045.

Rapat kerja daerah ini dihadiri oleh jajaran pengurus DPD PP-PAUD NTT, perwakilan DPC PP-PAUD dari berbagai kabupaten/kota, praktisi pendidikan, serta sejumlah kepala instansi penunjang dari daerah. Salah satu yang hadir langsung di lokasi acara adalah Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Fatinci Reynilda, SP.

Kehadiran Fatinci Reynilda, sebagai Ketua DPC PP PAUD Kabupaten Manggarai Barat dan Ketua Dharmawanita Persatuan Kabupaten Manggarai Barat. Selain sebagai Kepala Dinas Nakertrans Koperasi dan UKM Kabupaten Manggarai Barat, sebagai Istri Sekda Kabupaten Manggarai Barat juga peran penting. Sebagai Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Manggarai Barat sekaligus Ketua DPC PP PAUD Kabupaten Manggarai Barat, istri Sekretaris Daerah memiliki peran strategis dalam mendukung terwujudnya generasi emas Indonesia. Melalui berbagai program pemberdayaan perempuan, pembinaan keluarga, serta penguatan pendidikan anak usia dini, beliau terus mendorong lahirnya generasi yang cerdas, berkarakter, sehat, kreatif, dan berkualitas.
Sinergi antara Dharma Wanita Persatuan dan DPC PP PAUD menjadi langkah nyata dalam memperkuat fondasi pendidikan sejak usia dini. Dengan melibatkan keluarga, tenaga pendidik, dan masyarakat, berbagai kegiatan pembinaan diarahkan untuk membentuk karakter anak, menanamkan nilai-nilai moral, serta mengembangkan potensi mereka secara optimal.

Baca Juga:  Hadapi Kotak Kosong dan Rekam Jejak Pembakaran TPS, Dua Desa Ini Dikawal Ketat Menjelang Pilkades Mabar

Komitmen tersebut sejalan dengan upaya mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045, yaitu generasi yang unggul, berdaya saing, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Oleh karena itu, kolaborasi semua pihak menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal demi masa depan Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur dan Indonesia yang lebih maju.

Dalam sambutan pembukaannya, Ketua DPD PP-PAUD Provinsi NTT, Carolina M.A. Ondok-Lana, SH, menegaskan bahwa masa usia dini merupakan masa keemasan (golden age) yang akan menentukan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Oleh karena itu, optimalisasi peran seluruh elemen penyelenggara PAUD harus digenjot secara agresif.

“Kita tidak sekadar mendidik otak anak-anak NTT, tetapi juga menanamkan karakter, nilai moral, dan kepribadian yang kuat. PP PAUD harus berdiri di garda terdepan guna mencetak generasi muda NTT yang cerdas, berdaya saing global, namun tetap memegang teguh akar budaya lokal,” ungkap Carolina di hadapan ratusan peserta rapat.

Pemerintah Provinsi NTT memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Rakerda ini. Pemerintah berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan anggaran serta regulasi yang berpihak pada keberlanjutan pendidikan anak usia dini, khususnya di wilayah-wilayah perbatasan dan kepulauan.

Melalui tema yang diusung, Rakerda ini menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis yang dituangkan dalam nota kesepahaman bersama untuk menyongsong tahun anggaran berjalan:

* Peningkatan Koordinasi: Memperkuat sinergi antara DPD, DPC kabupaten/kota, dan instansi teknis pemerintahan.

* Perluasan Akses: Melakukan aksi jemput bola dalam perluasan akses layanan PAUD hingga ke pelosok desa.

* Keterlibatan Orang Tua: Mengoptimalkan peran aktif orang tua dalam pola asuh anak di rumah (parenting).

Dengan berakhirnya Rakerda 2026 ini, DPD PP-PAUD NTT optimistis dapat membawa perubahan signifikan bagi dunia pendidikan anak usia dini. Agenda ini sekaligus meletakkan batu pertama yang kokoh bagi lahirnya generasi emas NTT yang cerdas, berkarakter, dan berkualitas di masa depan. (Editor/Red)

Baca Juga:  Kasus Wae Wu'ul Mandek Di Polres Mabar Publik Menduga Ada Keterlibatan Orang Dalam

Penulis : Tim Infokini

Editor : Tim Infokini

Berita Terkait

Tumbangkan Petahana, Mantan Sekdes Quirinus Urudin Menang Telak di Pilkades Tondong Belang 2026
Agustinus Valen Akhirnya Resmi Menahkodai Desa Wae Jare Periode 2026–2034
Hadapi Kotak Kosong dan Rekam Jejak Pembakaran TPS, Dua Desa Ini Dikawal Ketat Menjelang Pilkades Mabar
Jelang Pesta Sambut Baru, Polres Mabar: Batasi Jam Pesta Hingga Pukul 24.00 WITA dan Hindari Miras!
dr. Stevi Harman, Anggota DPD RI Asal Nusa Tenggara Timur (NTT) Tekankan Pentingnya Akurasi Data Lapangan untuk Program Sekolah Rakyat
Jenguk Korban Dugaan Pemukulan di Labuan Bajo, Dandim Mabar: Saya Datang Sebagai Orang Tua
Buntut Video Viral di Elar Matim, Pemdes Golo Lijun Minta Aparat Keamanan Turun Tangan Tindak Tegas Pelaku
Ulah Oknum Injak Mi Bantuan Bikin Geram Warga Desa Golo Lijun Manggarai Timur: Jangan Kami yang Kena Imbas!

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 01:54 WITA

Tumbangkan Petahana, Mantan Sekdes Quirinus Urudin Menang Telak di Pilkades Tondong Belang 2026

Selasa, 29 September 2026 - 23:46 WITA

Agustinus Valen Akhirnya Resmi Menahkodai Desa Wae Jare Periode 2026–2034

Senin, 28 September 2026 - 10:36 WITA

Hadapi Kotak Kosong dan Rekam Jejak Pembakaran TPS, Dua Desa Ini Dikawal Ketat Menjelang Pilkades Mabar

Rabu, 23 September 2026 - 12:56 WITA

Jelang Pesta Sambut Baru, Polres Mabar: Batasi Jam Pesta Hingga Pukul 24.00 WITA dan Hindari Miras!

Rabu, 9 September 2026 - 12:57 WITA

Jenguk Korban Dugaan Pemukulan di Labuan Bajo, Dandim Mabar: Saya Datang Sebagai Orang Tua

Berita Terbaru