Babinsa Koramil 1630 Komodo bersama Pemdes Golo Ketak, bergerak cepat atasi rumah warga yang terkena bencana

- Redaksi

Jumat, 23 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO — Cuaca ekstrem kembali menunjukkan dampaknya di wilayah Kabupaten Manggarai Barat. Angin puting beliung yang melanda di, wilayah itu mengakibatkan satu unit rumah warga rubuh di Desa Golo Ketak, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat, NTT pada,             Jum,at (23/01/2026) siang

Menanggapi musibah tersebut, Babinsa Candra bergerak cepat bersama Pemerintah Desa dan masyarakat setempat untuk memberikan bantuan darurat. Atas kejadian itu, Babinsa Koramil 16-30 Komodo, Serda Candra Kirana Sam dan Kepala Desa Filipus Tulur, Kapolpos Terang, Aiptu Sutamin segera meninjau lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal untuk korban di Dusun Cangkang.

Kedatangan mereka untuk membantu memperbaiki atap rumah yang rubuh itu,” Ungkap Candra Kirana

“Tadi kami sudah bantu untuk memperbaiki atap Rumah Bapak Hubertus Hanu (66) tahun di Dusun Cangkang bersama Pa Kades, Pa Kapolpos Terang, dan dibantu oleh Warga juga untuk memperbaiki atap yang rubuh itu. Akibat kejadian ini kerugian dari Bapak Hubertus sekitar Rp. 4.000.000 juta rupiah,, atas insiden ini tidak ada korban jiwa pada saat kejadian,” Jelas Candra Kirana.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WITA, saat hujan disertai angin kencang tiba-tiba menerjang wilayah Desa Golo Ketak dan sekitarnya. Terjangan angin yang berputar dengan kekuatan cukup besar tidak hanya merusak lingkungan sekitar, tetapi juga merobohkan rumah sederhana milik Bapak Hubertus,” lanjut Candra

Musibah ini menjadi pengingat serius akan potensi bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi sewaktu-waktu, khususnya di tengah cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Manggarai Barat. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila terjadi situasi darurat.

Baca Juga:  Kades Golo Ketak, Sejumlah Kendaraan Terpaksa Antri Hingga 150 Meter Akibat Air Sungai Meluap

Hingga saat ini, kondisi di lokasi kejadian dilaporkan aman dan kondusif, sementara pihak terkait terus melakukan koordinasi untuk penanganan lebih lanjut terhadap korban musibah angin puting beliung tersebut.

Penulis : Tim Infokini

Editor : Sansiro Petra

Berita Terkait

Kuasa Hukum MS Angkat Bicara Luruskan Kronologi Pertemuan di Gorontalo
Syukur Atas Berkat Setahun, Masyarakat Gendang Sangka Gelar Ritual Adat Penti
Kecelakaan Kapal Wisata Berulang di Labuan Bajo, Sergius Try Deddy Soroti Koordinasi KSOP dan Dishub
Dugaan Selingkuh Oknum Kades dan Bu Bidan Puskesmas: Homestay Jadi Saksi Akhir Cinta Terlarang dan Berakhir di Tangan Polisi
Bahas RAPBD 2027, Ali Sehidun: Program Pemerintahan Harus Efektif dan Dirasakan Rakyat
Dugaan Skandal Perselingkuhan Oknum Kades di Labuan Bajo Terbongkar, Kabur Saat Digerebek Suami Sah
Kades Batu Cermin Desak Pemerintah Pusat Segera Tetapkan Batas Tanah Bandara Komodo
Operasi KM Feronia: Tim SAR Gabungan Perluas Jaringan Pencarian hingga Dasar Laut Tatawa Besar

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:40 WITA

Kuasa Hukum MS Angkat Bicara Luruskan Kronologi Pertemuan di Gorontalo

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:58 WITA

Syukur Atas Berkat Setahun, Masyarakat Gendang Sangka Gelar Ritual Adat Penti

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:53 WITA

Kecelakaan Kapal Wisata Berulang di Labuan Bajo, Sergius Try Deddy Soroti Koordinasi KSOP dan Dishub

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:35 WITA

Dugaan Selingkuh Oknum Kades dan Bu Bidan Puskesmas: Homestay Jadi Saksi Akhir Cinta Terlarang dan Berakhir di Tangan Polisi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:14 WITA

Bahas RAPBD 2027, Ali Sehidun: Program Pemerintahan Harus Efektif dan Dirasakan Rakyat

Berita Terbaru