Agustinus Valen Menang Pilkades Wae Jare, Pj Kades Berharap Melanjutkan Akses Pembangunan Antarkampung

- Redaksi

Rabu, 30 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat (Pj) Damianus Jemalu, S.E,. Titipkan Pesan Agar Kades Terpilih bisa Menlanjutkan Program Kerja untuk Desa Wae Jare yang Tercinta.

Penjabat (Pj) Damianus Jemalu, S.E,. Titipkan Pesan Agar Kades Terpilih bisa Menlanjutkan Program Kerja untuk Desa Wae Jare yang Tercinta.

MBELILING – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Wae Jare, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, yang digelar pada Selasa, 29 September 2026, berlangsung aman, lancar, dan kondusif hingga seluruh tahapan pemungutan serta penghitungan suara selesai dilaksanakan.

Berdasarkan hasil penghitungan suara di Kantor Desa pada Selasa sore, calon Kepala Desa Wae Jare nomor urut 03, Agustinus Falen, berhasil memperoleh suara terbanyak dan keluar sebagai pemenang dalam kontestasi Pilkades Wae Jare tahun 2026.

Usai seluruh tahapan penghitungan suara rampung, Penjabat (Pj.) Kepala Desa Wae Jare, Damianus Jemalu, S.E., secara langsung menyampaikan ucapan profisiat dan selamat kepada Agustinus Valen atas mandat serta kepercayaan besar yang diberikan oleh masyarakat.

Agustinus Falen berhasil mengumpulkan 211 suara dari dua Tempat Pemungutan Suara (TPS). Perolehan tersebut mengantarkannya menjadi calon dengan suara terbanyak sekaligus menempatkannya sebagai kepala desa terpilih untuk memimpin Desa Wae Jare periode 2026–2034.

Kemenangan tersebut menjadi penanda berakhirnya proses kompetisi demokratis yang diikuti oleh empat calon kepala desa. Masyarakat Desa Wae Jare telah memberikan mandat melalui suara mereka untuk menentukan sosok yang akan memimpin pemerintahan desa dan melanjutkan pembangunan selama delapan tahun ke depan.

Usai seluruh rangkaian pemungutan dan penghitungan suara, Penjabat (Pj.) Kepala Desa Wae Jare, Damianus Malu, S.E., menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat, panitia, para calon, aparat keamanan, serta seluruh pihak yang telah menjaga pelaksanaan Pilkades sehingga berlangsung aman dan tertib.

Damianus mengatakan, keberhasilan pelaksanaan Pilkades bukan hanya ditentukan oleh siapa yang memperoleh suara terbanyak, tetapi juga bagaimana seluruh masyarakat mampu menjaga persatuan setelah pesta demokrasi tersebut selesai.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Wae Jare karena pelaksanaan demokrasi melalui Pilkades ini berjalan dengan lancar, aman dan kondusif. Ini tentu menjadi kebanggaan kita bersama, karena seluruh tahapan dapat dilaksanakan dengan baik,” ujar Damianus.

Baca Juga:  Sebulan Mengabdi, Mahasiswa KKN UM Kupang Sukses Tutup Masa Pengabdian di Desa Tiwu Nampar

Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada Agustinus Falen yang telah memperoleh kepercayaan masyarakat sebagai calon dengan suara terbanyak. Menurut Damianus, kemenangan tersebut sekaligus menjadi awal dari tanggung jawab besar untuk melanjutkan pembangunan Desa Wae Jare. Ia berharap kepala desa terpilih dapat meneruskan berbagai program pembangunan yang selama ini telah dirintis dan dilaksanakan selama dirinya menjalankan tugas sebagai Pj. Kepala Desa Wae Jare.

“Harapan saya, kepala desa yang terpilih dan dipercaya masyarakat, Bapak Agustinus Falen, dapat melanjutkan pelaksanaan pembangunan di desa tercinta ini. Selama kurang lebih empat tahun saya menjalankan tugas sebagai penjabat kepala desa, tentu sudah ada berbagai hal yang kita kerjakan dan saya berharap apa yang sudah dirintis dapat dilanjutkan dan dikembangkan,” katanya.

Damianus secara khusus menyoroti kondisi geografis Desa Wae Jare yang memiliki tantangan tersendiri dalam pelaksanaan pembangunan. Menurutnya, karakter wilayah dan akses antarkampung harus menjadi perhatian serius pemerintahan desa ke depan. Ia berharap kepala desa terpilih dapat melihat langsung kondisi masyarakat di setiap kampung, termasuk persoalan akses dan keterhubungan antarwilayah.

“Saya sudah berusaha membuka isolasi dari kampung ke kampung selama menjalankan tugas di Desa Wae Jare. Karena itu, saya berharap Pak Agustinus Falen dapat melihat secara langsung keadaan dan kondisi geografis Desa Wae Jare, sehingga pembangunan ke depan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Damianus menegaskan bahwa pembangunan desa tidak dapat hanya dilakukan berdasarkan perencanaan di atas kertas. Kondisi riil masyarakat di setiap wilayah perlu menjadi dasar dalam menentukan skala prioritas pembangunan. Menurutnya, kepala desa terpilih memiliki tanggung jawab untuk memastikan pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat, termasuk warga yang berada di wilayah yang selama ini menghadapi keterbatasan akses.

Baca Juga:  PSSI CUP II Mabar di Mulai, Marianus Yono : Ini Jadi Ajang Seleksi Skuad Manggarai Barat Menuju Turnamen Flores Timur

Di sisi lain, Damianus juga memberikan apresiasi kepada tiga calon kepala desa lainnya yang telah ikut berpartisipasi dalam Pilkades Wae Jare. Ia meminta agar hasil Pilkades tidak menjadi alasan untuk memutus hubungan persaudaraan maupun menarik diri dari proses pembangunan desa.

“Saya juga menyampaikan terima kasih kepada tiga calon yang belum mendapatkan kesempatan dalam Pilkades kali ini. Mereka adalah putra-putra terbaik yang juga mendapat kepercayaan dan dukungan dari masyarakat. Walaupun belum berhasil dalam pemilihan ini, saya berharap mereka tetap bersama-sama membangun Desa Wae Jare,” tegas Damianus.

Menurutnya, keikutsertaan tiga calon lainnya dalam Pilkades merupakan bagian penting dari proses demokrasi di tingkat desa. Mereka telah membawa aspirasi masyarakat masing-masing dan memiliki tanggung jawab moral untuk tetap memberikan kontribusi bagi kemajuan desa.

“Pilihan masyarakat memang sudah menentukan siapa yang memperoleh mandat untuk memimpin. Tetapi saya berharap ketiga calon yang belum berhasil tetap diakomodasi dan bersama-sama mengambil bagian dalam kegiatan pembangunan desa. Mereka juga diutus oleh masyarakat, hanya saja garis tangannya belum tercapai pada Pilkades kali ini,” jelasnya.

Damianus berharap seluruh masyarakat Desa Wae Jare dapat kembali bersatu setelah proses pemilihan berakhir. Perbedaan pilihan, menurutnya, merupakan hal yang wajar dalam demokrasi, namun tidak boleh menjadi sumber perpecahan di tengah masyarakat.

Dengan berakhirnya proses pemungutan dan penghitungan suara, perhatian masyarakat kini beralih pada agenda pemerintahan desa berikutnya. Agustinus Falen sebagai calon dengan perolehan suara terbanyak diharapkan mampu menjalankan amanah masyarakat dengan mengedepankan transparansi, pelayanan publik, pemerataan pembangunan, serta kepentingan seluruh warga Desa Wae Jare.

Kemenangan di TPS menjadi akhir dari sebuah kompetisi, tetapi sekaligus menjadi awal dari tanggung jawab yang jauh lebih besar. Kini, Agustinus Falen tidak hanya menjadi kepala desa bagi para pemilih yang memberikan suara kepadanya, tetapi harus menjadi pemimpin bagi seluruh masyarakat Desa Wae Jare.

Baca Juga:  Wujudkan Polri untuk Masyarakat, jajaran Polsek Lembor perbaiki jalan rusak di kecamatan Welak

Penulis : Tim Info-kini

Editor : Tim Info-kini

Berita Terkait

Keluar dari Zona Nyaman, Mantan Sekdes Quirinus Urudin Runtuhkan Kekuatan Sang Petahana di Pilkades Tondong Belang
Agustinus Valen Akhirnya Resmi Menahkodai Desa Wae Jare Periode 2026–2034
Hadapi Kotak Kosong dan Rekam Jejak Pembakaran TPS, Dua Desa Ini Dikawal Ketat Menjelang Pilkades Mabar
Jelang Pesta Sambut Baru, Polres Mabar: Batasi Jam Pesta Hingga Pukul 24.00 WITA dan Hindari Miras!
dr. Stevi Harman, Anggota DPD RI Asal Nusa Tenggara Timur (NTT) Tekankan Pentingnya Akurasi Data Lapangan untuk Program Sekolah Rakyat
Jenguk Korban Dugaan Pemukulan di Labuan Bajo, Dandim Mabar: Saya Datang Sebagai Orang Tua
Buntut Video Viral di Elar Matim, Pemdes Golo Lijun Minta Aparat Keamanan Turun Tangan Tindak Tegas Pelaku
Ulah Oknum Injak Mi Bantuan Bikin Geram Warga Desa Golo Lijun Manggarai Timur: Jangan Kami yang Kena Imbas!

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 18:52 WITA

Agustinus Valen Menang Pilkades Wae Jare, Pj Kades Berharap Melanjutkan Akses Pembangunan Antarkampung

Rabu, 30 September 2026 - 01:54 WITA

Keluar dari Zona Nyaman, Mantan Sekdes Quirinus Urudin Runtuhkan Kekuatan Sang Petahana di Pilkades Tondong Belang

Selasa, 29 September 2026 - 23:46 WITA

Agustinus Valen Akhirnya Resmi Menahkodai Desa Wae Jare Periode 2026–2034

Senin, 28 September 2026 - 10:36 WITA

Hadapi Kotak Kosong dan Rekam Jejak Pembakaran TPS, Dua Desa Ini Dikawal Ketat Menjelang Pilkades Mabar

Rabu, 23 September 2026 - 12:56 WITA

Jelang Pesta Sambut Baru, Polres Mabar: Batasi Jam Pesta Hingga Pukul 24.00 WITA dan Hindari Miras!

Berita Terbaru