Kecelakaan Kapal Wisata Berulang di Labuan Bajo, Sergius Try Deddy Soroti Koordinasi KSOP dan Dishub

- Redaksi

Jumat, 16 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Insiden Kapal Tenggelam di Labuan Bajo, Sergius Tri Deddy, S.IP, menilai kondisi ini sangat memprihatinkan. (foto saat Audiensi dengan KSOP).

Insiden Kapal Tenggelam di Labuan Bajo, Sergius Tri Deddy, S.IP, menilai kondisi ini sangat memprihatinkan. (foto saat Audiensi dengan KSOP).

LABUAN BAJO – Insiden kecelakaan kapal wisata yang terus berulang di perairan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), memicu sorotan tajam. Rangkaian peristiwa kapal tenggelam, bahkan saat kondisi cuaca sedang bersahabat atau ketika kapal tengah berlabuh (parkir) menjadi indikasi kuat adanya kelemahan pengawasan oleh pemerintah pusat melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo serta minimnya perhatian dari Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Dinas Perhubungan. Jumat (16/10/2026).

Sergius Tri Deddy, S.IP, menilai kondisi ini sangat memprihatinkan karena berdampak langsung pada penurunan citra promosi dan tingkat kepercayaan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, terhadap kredibilitas tata kelola pariwisata di Labuan Bajo.

KSOP Labuan Bajo memiliki kewajiban mutlak untuk melakukan pemeriksaan kondisi kapal secara menyeluruh, baik dari segi fisik maupun kelengkapan administrasi docking, secara ketat sebelum menerbitkan izin berlayar (clearance).

Di samping itu, KSOP secara kewenangan wajib membangun koordinasi yang solid dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Manggarai Barat. Sinergi ini diperlukan untuk memastikan para pelaku usaha kapal pariwisata melakukan docking secara berkala, baik berupa dry docking (dok darat) di lokasi yang telah ditentukan maupun underwater inspection (pemeriksaan bawah air).

Demi menjamin keselamatan berlayar sesuai ketentuan laik laut, Dinas Perhubungan Kabupaten Manggarai Barat didesak untuk mengambil langkah konkret dengan menempatkan petugas khusus di lapangan. Petugas ini berfungsi mengawasi dan memeriksa langsung riwayat serta kondisi docking seluruh kapal yang beroperasi di perairan Manggarai Barat, khususnya kapal wisata.

Dishub juga harus mendorong agar seluruh proses docking kapal dilakukan di wilayah laut Manggarai Barat yang telah ditentukan. Langkah preventif ini krusial guna menghempas praktik manipulasi laporan docking yang hanya berupa formalitas surat di atas kertas, tanpa adanya tindakan pengecekan fisik yang nyata pada kapal.

Baca Juga:  Sekretaris Daerah Manggarai, Mengapresiasi Densus 88 Yang Mendorong Pembahasan Serius Mengenai Perlindungan Anak

Mengingat masih tingginya angka kecelakaan kapal di kawasan destinasi super prioritas ini, Pemda (Eksekutif) bersama DPRD Manggarai Barat wajib merumuskan aturan daerah yang tegas mengenai standardisasi docking kapal agar sesuai dengan standar industri pariwisata internasional.

Kebijakan batasan usia dan penataan struktur material kapal ini sangat mendesak demi meminimalisasi risiko fatal, mengingat kondisi perairan dan karakteristik arus laut di Labuan Bajo dikenal dapat berubah menjadi sangat ekstrem sewaktu-waktu. Perlu ada komitmen bersama yang konkret antara pusat dan daerah agar keselamatan wisatawan tidak terus dipertaruhkan akibat lemahnya koordinasi antar lini pemerintahan.

Editor : Tim Info-kini

Berita Terkait

Kuasa Hukum MS Angkat Bicara Luruskan Kronologi Pertemuan di Gorontalo
Syukur Atas Berkat Setahun, Masyarakat Gendang Sangka Gelar Ritual Adat Penti
Dugaan Selingkuh Oknum Kades dan Bu Bidan Puskesmas: Homestay Jadi Saksi Akhir Cinta Terlarang dan Berakhir di Tangan Polisi
Bahas RAPBD 2027, Ali Sehidun: Program Pemerintahan Harus Efektif dan Dirasakan Rakyat
Dugaan Skandal Perselingkuhan Oknum Kades di Labuan Bajo Terbongkar, Kabur Saat Digerebek Suami Sah
Kades Batu Cermin Desak Pemerintah Pusat Segera Tetapkan Batas Tanah Bandara Komodo
Operasi KM Feronia: Tim SAR Gabungan Perluas Jaringan Pencarian hingga Dasar Laut Tatawa Besar
Bobol Kios di Mbrata, Pemuda Asal Mbeliling Ditangkap Tim Buser Polres Manggarai Barat

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:40 WITA

Kuasa Hukum MS Angkat Bicara Luruskan Kronologi Pertemuan di Gorontalo

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:58 WITA

Syukur Atas Berkat Setahun, Masyarakat Gendang Sangka Gelar Ritual Adat Penti

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:53 WITA

Kecelakaan Kapal Wisata Berulang di Labuan Bajo, Sergius Try Deddy Soroti Koordinasi KSOP dan Dishub

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:35 WITA

Dugaan Selingkuh Oknum Kades dan Bu Bidan Puskesmas: Homestay Jadi Saksi Akhir Cinta Terlarang dan Berakhir di Tangan Polisi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:14 WITA

Bahas RAPBD 2027, Ali Sehidun: Program Pemerintahan Harus Efektif dan Dirasakan Rakyat

Berita Terbaru