LABUAN BAJO – Aksi kriminalitas pencurian kembali meresahkan warga di kawasan Mbrata, Desa Macang Tanggar, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat. Sebuah kios dilaporkan menjadi sasaran pembobolan oleh seorang pencuri. Ia mengobrak-abrik isi bangunan dan membawa kabur satu unit Henphone dan Spiker aktif milik korban. Selasa (13/10/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari salah satu korban, aksi pencurian ini menambah panjang daftar rentetan kasus serupa yang terjadi di wilayah tersebut. Korban mengungkapkan bahwa pelaku berinisial A tersebut masuk dengan cara merusak area bagian luar kios hingga kondisinya berantakan.
Setelah mengobrak-abrik barang dagangan dan seisi kios untuk mencari barang berharga, pelaku dilaporkan sempat menggasak barang berharga milik korban.
“Kios diacak-acak semua sama pencuri itu. Pelaku juga sempat mengambil satu unit HP milik anak saya,” ujar korban saat memberikan keterangan pada, Selasa (13/10/26). Pukul 01:30 Dini hari.
Beruntung, pelarian pelaku tidak berlangsung lama. Terduga pelaku kini berhasil ditangkap di Kaper, Desa Golo Bilas pada Senin (12/10/2026) sekitar pukul 21:00 WITA oleh Tim Buru Sergap (Buser) Polres Manggarai Barat untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti hasil jarahan yang digasak di Mbrata, yaitu satu unit handphone (HP) milik anak korban dan satu pasang speaker.
Hasil penelusuran pasca-kejadian mengungkapkan bahwa terduga pelaku diketahui berasal dari Kampung Tondong Raja, Desa Golo Sembea, Kecamatan Mbeliling. Aksi nekat pelaku ini pun memicu kekhawatiran mendalam di kalangan warga setempat terkait mobilitas pelaku kejahatan antarkecamatan di wilayah Manggarai Barat.
Menyikapi kejadian ini, warga diimbau untuk tetap waspada dan meningkatkan sistem keamanan lingkungan (siskamling), terutama bagi para pemilik usaha kios pada malam hari guna mengantisipasi pergerakan pelaku kejahatan. Warga setempat juga sangat berharap pihak kepolisian dapat segera mengusut tuntas kejadian ini serta meningkatkan intensitas patroli keamanan guna mencegah aksi pencurian serupa terulang kembali di masa mendatang.
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui pasti total kerugian material lainnya yang dialami korban selain barang bukti yang telah diamankan tersebut.
Editor : Tim Info-kini






