Dugaan Selingkuh Oknum Kades dan Bu Bidan Puskesmas: Homestay Jadi Saksi Akhir Cinta Terlarang dan Berakhir di Tangan Polisi

- Redaksi

Jumat, 16 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Dugaan Penggerebekan Seorang Kades Oleh Suami Sah dari F di Homestay yang berada di Kelurahan Wae Kelambu.

Foto ilustrasi: Dugaan Penggerebekan Seorang Kades Oleh Suami Sah dari F di Homestay yang berada di Kelurahan Wae Kelambu.

Dugaan Selingkuh Oknum Kades dan Bu Bidan: Homestay Jadi Saksi Akhir Cinta Terlarang dan Berakhir di Tangan Polisi

 

LABUAN BAJO – Kasus dugaan perselingkuhan yang melibatkan seorang Kepala Desa (Kades) berinisial J di Kecamatan Komodo dengan seorang bidan Puskesmas Benteng berinisial F, kini memasuki babak baru. Peristiwa ini telah resmi bergulir ke ranah hukum setelah suami sah dari F, yang berinisial S, melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Terbaru, S yang juga merupakan seorang staf di Desa Macang Tanggar, telah menjalani pemeriksaan untuk pembuatan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) di Polsek Komodo, Manggarai Barat, pada Jumat (16/10/2026).

Dugaan perselingkuhan ini mencuat setelah Kades J diduga menemui F di Homestay Galung, kompleks PDAM, Kelurahan Wae Kelambu, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, pada Kamis (15/10/2026).

Usai kejadian tersebut, S langsung mengambil langkah hukum dengan melaporkan sang istri dan sang kades ke pihak berwajib atas dugaan perselingkuhan.

Kepada awak media di Polsek Komodo, S membeberkan bahwa hubungan terlarang antara istrinya dan Kades J sebenarnya sudah ia curigai sejak lama. Ia mengaku telah memendam kecurigaan tersebut selama kurang lebih tiga tahun, namun terhambat karena belum memiliki bukti yang cukup untuk melapor.

Bagi S, peristiwa di homestay tersebut menjadi pintu pembuka untuk mengungkap kebenaran yang selama ini mengganjal di rumah tangganya.

“Tuhan sudah kabulkan doa saya. Ini sudah lama sekali. Sudah tiga tahun dan hampir semua orang di Macang Tanggar tahu semua hubungan mereka ini,” ujar S dengan nada kesal, Jumat (16/10/2026).

Kendati demikian, S menyadari bahwa dugaan hubungan tersebut masih harus dibuktikan secara sah melalui proses hukum yang berlaku, serta memerlukan klarifikasi resmi dari pihak-pihak terkait.

Baca Juga:  Sinergi Positif PTTEP Pada Festival Golo Koe 2026 Berkomitmen Membangun Pariwisata Berkelanjutan

Selain persoalan keretakan rumah tangga, kasus ini juga menyeret aset milik pemerintah desa. S menyoroti keberadaan sebuah laptop yang diduga dibawa oleh Kades J saat berada di homestay tersebut.

Sebagai staf desa yang sehari-hari mengurusi administrasi, S mengaku sangat mengenali laptop tersebut karena sering ia gunakan untuk menunjang pekerjaan pemerintahan desa.

“Saya sering pakai itu laptop, Pak. Makanya saya tahu itu laptop. Ada stempel desa itu dua dan sertifikat,” ungkap S.

Menurut penjelasan S, selain laptop dan dua buah stempel desa, terdapat pula sertifikat hak milik (SHM) yang disimpan di dalam jok sepeda motor. Sepeda motor beserta barang-barang tersebut kini dilaporkan telah diamankan dan disita oleh pihak kepolisian untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polsek Komodo masih melakukan pendalaman terkait laporan tersebut, sementara pihak Kades J maupun bidan F belum memberikan keterangan resmi terkait tuduhan yang dilayangkan kepada mereka.

 

Editor : Tim Info-kini

Berita Terkait

Kuasa Hukum MS Angkat Bicara Luruskan Kronologi Pertemuan di Gorontalo
Syukur Atas Berkat Setahun, Masyarakat Gendang Sangka Gelar Ritual Adat Penti
Kecelakaan Kapal Wisata Berulang di Labuan Bajo, Sergius Try Deddy Soroti Koordinasi KSOP dan Dishub
Bahas RAPBD 2027, Ali Sehidun: Program Pemerintahan Harus Efektif dan Dirasakan Rakyat
Dugaan Skandal Perselingkuhan Oknum Kades di Labuan Bajo Terbongkar, Kabur Saat Digerebek Suami Sah
Kades Batu Cermin Desak Pemerintah Pusat Segera Tetapkan Batas Tanah Bandara Komodo
Operasi KM Feronia: Tim SAR Gabungan Perluas Jaringan Pencarian hingga Dasar Laut Tatawa Besar
Bobol Kios di Mbrata, Pemuda Asal Mbeliling Ditangkap Tim Buser Polres Manggarai Barat

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:40 WITA

Kuasa Hukum MS Angkat Bicara Luruskan Kronologi Pertemuan di Gorontalo

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:58 WITA

Syukur Atas Berkat Setahun, Masyarakat Gendang Sangka Gelar Ritual Adat Penti

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:53 WITA

Kecelakaan Kapal Wisata Berulang di Labuan Bajo, Sergius Try Deddy Soroti Koordinasi KSOP dan Dishub

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:35 WITA

Dugaan Selingkuh Oknum Kades dan Bu Bidan Puskesmas: Homestay Jadi Saksi Akhir Cinta Terlarang dan Berakhir di Tangan Polisi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:14 WITA

Bahas RAPBD 2027, Ali Sehidun: Program Pemerintahan Harus Efektif dan Dirasakan Rakyat

Berita Terbaru