Sebulan Pasca Pengrusakan Rumah, Warga Wae Togo Masih Hidup dalam Ketakutan

- Redaksi

Senin, 15 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO — Hampir satu bulan setelah peristiwa pengrusakan rumah di Kampung Wae Togo, Kecamatan Lembor Selatan, Kabupaten Manggarai Barat, rasa aman belum juga kembali dirasakan para korban. Sejak kejadian pada Sabtu, 15 November 2025, korban bersama keluarganya mengaku masih hidup dalam bayang-bayang ketakutan.

Berdasarkan penelusuran Tempo di lapangan, para korban terpaksa berpindah-pindah tempat tinggal. Mereka tidak lagi berani bermalam di rumah sendiri dan memilih menumpang di rumah kerabat dekat demi menghindari potensi ancaman lanjutan.

“Untuk tidur saja kami harus berpindah-pindah. Kami takut,” kata Kristina, salah satu korban, Selasa, 15 Desember 2025.

Dampak psikologis juga dirasakan anak-anak dalam keluarga korban. Sejumlah cucu korban yang masih berusia sekolah dilaporkan enggan masuk sekolah karena trauma. Orang tua mengaku khawatir melepas anak-anak mereka beraktivitas seperti biasa di tengah situasi yang belum menunjukkan kepastian penyelesaian hukum.

Hingga hampir sebulan berlalu, Polres Manggarai Barat belum menyampaikan keterangan resmi terkait perkembangan penanganan kasus dugaan pengrusakan rumah tersebut. Upaya konfirmasi Tempo kepada pihak kepolisian belum mendapatkan pernyataan terbuka mengenai status penyelidikan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, pihak terlapor dan sejumlah saksi telah diperiksa oleh penyidik sebanyak dua kali. Namun, hingga kini belum ada pemanggilan lanjutan terhadap para terduga terlapor untuk proses hukum berikutnya.

Kondisi ini memicu kekecewaan dan kemarahan keluarga korban. Mereka mempertanyakan keseriusan aparat penegak hukum dalam memberikan kepastian hukum sekaligus menjamin keselamatan korban.

“Kami hanya ingin keadilan dan rasa aman. Sudah hampir sebulan, tapi belum ada kejelasan,” ujar Maria, anggota keluarga korban lainnya.

Keresahan juga mulai dirasakan warga sekitar. Mereka berharap aparat kepolisian segera mengambil langkah tegas agar situasi keamanan di Kampung Wae Togo kembali kondusif dan tidak memicu konflik berkepanjangan di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Usai Diberitakan Pihak RS. Siloam Tolak Pasien, Wabup Mabar Buka Suara

Hingga berita ini ditulis, Polres Manggarai Barat belum memberikan penjelasan resmi terkait alasan belum dilakukannya pemanggilan lanjutan terhadap para terduga pelaku maupun langkah pengamanan yang diberikan kepada korban dan keluarganya.

Penulis : Tim Info Kini

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Ditetapkan Jadi Tersangka Pencurian di Labuan Bajo, Kondisi Luka Remaja 17 Tahun Kini Dipertanyakan Keluarga
Ketua PN Labuan Bajo Tegaskan Aanmaning Kedua Lahan Wae Cicu Belum Masuk Tahap Eksekusi
Pencuri Gasak 2 Ton Biji Katak Porang di Kecamatan Boleng, Polsek Komodo Terus Selidiki Terduga Pelaku
Polsek Katibung Tangkap Pelaku Penjambretan Mahasiswi di Jalan Lintas Sumatera
Sengketa Lahan 10 Ha Wae Cicu Memanas, Tergugat I Protes Rencana Eksekusi PN Labuan Bajo
Korban Kekerasan di Kafe Buka Suara, Nama EH Disebut, FA Banting dan Injak HP Saya Sampai Rusak
Tagih Utang Berujung Kekerasan, Seorang Pria di Manggarai Diduga Aniaya dan Rampas Ponsel Milik Korban
Kasus Penyebaran Data Pribadi IB di Facebook Masuki Babak Baru, Tim Hukum IB Berkomitmen Dorong Terapkan Pasal 27B UU ITE Terhadap EH

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:47 WITA

Ketua PN Labuan Bajo Tegaskan Aanmaning Kedua Lahan Wae Cicu Belum Masuk Tahap Eksekusi

Minggu, 9 Agustus 2026 - 23:08 WITA

Pencuri Gasak 2 Ton Biji Katak Porang di Kecamatan Boleng, Polsek Komodo Terus Selidiki Terduga Pelaku

Minggu, 2 Agustus 2026 - 16:09 WITA

Polsek Katibung Tangkap Pelaku Penjambretan Mahasiswi di Jalan Lintas Sumatera

Senin, 27 Juli 2026 - 16:04 WITA

Sengketa Lahan 10 Ha Wae Cicu Memanas, Tergugat I Protes Rencana Eksekusi PN Labuan Bajo

Sabtu, 6 Juni 2026 - 23:24 WITA

Korban Kekerasan di Kafe Buka Suara, Nama EH Disebut, FA Banting dan Injak HP Saya Sampai Rusak

Berita Terbaru