LABUAN BAJO – Pantai Wae Cicu, yang terletak di Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Labuan Bajo. Keindahan alamnya yang memukau, dengan air laut jernih, pasir putih, dan panorama matahari terbenam, menarik perhatian wisatawan lokal maupun mancanegara. Namun, di balik pesona tersebut, terdapat permasalahan serius yang mengganggu estetika dan berpotensi membahayakan lingkungan serta pariwisata. Keberadaan puluhan bangkai kapal yang berserakan di pesisir pantai Wae Cicu Beach ini terlihat berserakan di pesisir Pantai Wae Cicu. Kondisi ini tidak hanya merusak pemandangan indah pantai, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran akan dampak negatif terhadap ekosistem laut dan keselamatan pengunjung. Selain bangkai kapal, infrastruktur pendukung pariwisata seperti jembatan dermaga kayu juga rusak parah, menambah daftar masalah yang perlu segera ditangani.
Keberadaan puluhan bangkai kapal ini sangat kontras dengan citra Labuan Bajo sebagai destinasi wisata premium yang diusung pemerintah. Penumpukan bangkai kapal dan kerusakan infrastruktur dapat mengurangi daya tarik wisata dan memberikan kesan negatif bagi wisatawan yang berkunjung.
Dampak Keberadaan bangkai kapal dan kerusakan infrastruktur di Pantai Wae Cicu memiliki beberapa dampak negatif, seperti Kerusakan Estetika dengan Pemandangan bangkai kapal yang berserakan merusak keindahan alami pantai, yang seharusnya menjadi daya tarik utama bagi wisatawan.
Potensi Bahaya juga bisa ada jika Bangkai kapal dan dermaga yang rusak dapat menimbulkan risiko keselamatan bagi pengunjung, terutama anak-anak, yang mungkin tidak menyadari bahaya tersebut.
Citra Pariwisata Labuan Bajo telah ditetapkan sebagai destinasi wisata premium. Kondisi Pantai Wae Cicu yang tidak terawat dapat mencoreng citra ini dan mengurangi minat wisatawan internasional.
Salah satu wisatawan Lokal asal Kota Kupang yang berkunjung untuk menikmati indahnya Pantai Wae Cicu Beach menyampaikan, pantainya sangat indah namun kelihatan jorok sekali dengan keberadaan Bangkai Kapal.
“Pemandangan Pantai jadi sangat tidak menarik sekali, lagian Labuan Bajo ini kan sebagai destinasi yang sangat mendunia, ini sangat kontras dengan status Labuan Bajo sebagai destinasi wisata premium. Sebenarnya ini peran penting bagi instansi terkait seperti Dinas Pariwisata Manggarai Barat untuk segera melakukan penataan kawasan, termasuk evakuasi bangkai kapal dan perbaikan dermaga yang rusak,” ujarnya pada, Selasa (20/5/2026) sore.
Ini biasanya menjadi pemicu bagi pemerintah daerah untuk mengalokasikan anggaran atau melakukan tindakan penertiban lebih cepat,” lanjutnya.
Ia juga menyampaikan, selain pemerintah, harus ada keterlibatan sektor swasta seperti Hotel dan Resor di sekitar.
“Sebenarnya ini bukan hanya keterlibatan Instasi terkait saja, dari sektor Swasta juga harus ada seperti Hotel dan Resto. Semoga dengan meningkatnya perhatian publik, langkah nyata dari dinas terkait dapat segera terealisasi agar keindahan Pantai Wae Cicu kembali pulih,”tutupnya.
Penulis : Tim Infokini
Editor : Tim Infokini






