Latar Belakang Ilmu Pemerintahan, Fransiskus Sales Sodo, Sudah Mahir Dalam Birokrasi

- Redaksi

Rabu, 11 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO —  Beberapa bulan terakhir ini Nama Drs. Fransiskus Sales Sodo, yang menjabat sebagai Sekda Manggarai Barat menjadi sorotan publik, isu mengenai Sekda yang dinilai kurang mengontrol bawahan atau lemah dalam pengawasan muncul di publik, seringkali dikaitkan dengan permasalahan individu ASN atau bawahannya yang selalu dikaitkan dengan nama dan jabatannya sebagai Sekda Manggarai Barat. Namun, Hans Sodo justru menegaskan akan pentingnya disiplin bagi ASN dan mengancam akan diberi sanksi tegas bagi ASN yang melanggar aturan di instansi manapun ia bekerja di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Rabu, 11/3/2026.

Menjadi Sekda memang jabatan penting dalam struktur pemerintahan daerah di Indonesia. Ibarat tubuh manusia, sekda adalah jantung atau cardio yang memiliki peran vital bagi kelangsungan hidup manusia.

Begitupula dengan jabatan sekda, ia memiliki peran dan fungsi yang sangat penting dalam keberlangsungan pemerintah daerah. Sekda dituntut memahami semua persoalan dalam pemerintahan. Baik dari aspek kebijakan, pelayanan, kepegawaian, dan sumber daya. Sekda juga harus mampu memahami tentang perencanaan yang matang, pelaksanaan yang efektif dan efisien, serta melakukan evaluasi yang obyektif dan berkelanjutan. Semua persoalan yang berupa kelebihan dan kekurangan dalam pemerintahan daerah harus dipahami sekda sebelum akhirnya dijadikan kebijakan oleh kepala daerah.

Ia bertanggung jawab kepada kepala daerah, baik itu Bupati atau Gubernur.

Salah satu peran kunci Sekretaris Daerah (Sekda) adalah sebagai koordinator seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Peran ini sangat penting untuk memastikan sinergi dan keselarasan dalam pelaksanaan tugas pemerintahan di daerah.

Saat ini Hans Sodo masih menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai Barat yang dilantik oleh Bupati Edistasius Endi pada Mei 2021 silam. Saat itu ia dilantik Bupati Edistasius Endi di Aula Kantor Bupati Manggarai Barat.

Baca Juga:  Ratusan Pendukung Padati Jalanan, Kawal Calon Kades Muda Tondong Belang Quirinus Urudin Saat Pengundian Nomor Urut.

Ia lahir pada 28 Juli 1976, ia menghabiskan masa – masa sekolahnya di Labuan Bajo, kini nama Hans Sodo sudah menggema sejagat raya, ia adalah salah satu dari 3 orang yang menjadi calon Sekda termudah untuk Profinsi NTT tahun 2026 dengan usia 49 tahun.

Selama bertugas menjadi PNS, Hans Sodo banyak menghabiskan waktunya untuk mengabdi di Instansi Pemerintahan Kabupaten Manggarai Barat.

Pada mula Kariernya, dicatat pernah menjadi Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKAD) Manggarai Barat hingga berangsur-angsur naik menjadi Sekda.

Melihat kinerja administrasi kerja Hans Sodo sebagai Kepala Bidang Keuangan Daerah Manggarai Barat yang ditata begitu rapi, Bupati Edistasius Endi mengangkat karir Hans Sodo untuk memegang jabatan strategi dan yang tertinggi bagi seorang ASN dalam lingkup Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat (Sekda Manggarai Barat) yang di Lantik pada 3 Mei 2021 silam yang bertugas untuk mengoordinasikan simpul kebijakan daerah.

Menjabat sebagai Sekda, ini peran yang sangat penting sekali bagi Hans Sodo, karena bertanggung jawab untuk membantu Bupati dalam menyusun kebijakan dan mengkoordinasikan dinas/lembaga teknis daerah. Tak hanya itu, Hans Sodo merupakan ASN sukses dengan banyak prestasi dan visioner saat menjadi Sekda Manggarai Barat 2021 sampai sekarang.

Namun menerima tugas yang berat ini, ternyata Hans Sodo memiliki latar belakang pendidikan yang merupakan alumni Institut Ilmu Pemerintahan dan STPDN di Jatinangor angkatan tahun 2000.

Tak hanya itu, Hans Sodo merupakan ASN sukses dengan banyak prestasi dan visioner saat menjadi Sekda Manggarai Barat 2021 sampai sekarang.

Ia juga aktif dalam berbagai kegiatan dan Fokus pada peningkatan kebersihan dan penataan pasar, seperti di Pasar Batu Cermin. Mendukung pembentukan forum multi-pihak untuk sistem pangan berbasis potensi lokal dan mendorong pemuda menjadi motor pertumbuhan ekonomi Daerah Manggarai Barat.

Baca Juga:  PMKRI Ruteng Sampaikan Apresiasi Lintas Sektor atas Suksesnya Kongres XXXIII dan MPA XXXII.

Prestasi itu salah satu yang mengantarkan dirinya masuk dalam 3 besar calon Sekda Provinsi NTT pada tahun 2026.

Sebelumnya, seleksi terbuka Sekda Provinsi NTT telah melalui sejumlah tahapan penting, mulai dari seleksi administrasi, uji kompetensi manajerial dan Sosial Kultural, uji kompetensi bidang, hingga wawancara akhir. Seluruh tahapan tersebut dirancang untuk mengukur secara komprehensif kapasitas kepemimpinan, integritas, pengalaman birokrasi, serta kemampuan strategis para peserta dalam mendukung agenda pembangunan daerah.

Berdasarkan hasil penilaian Panitia Seleksi dan rekomendasi BKN Nomor 03100/R-AK.02.03/SD/K/2026 tertanggal 17 Januari 2026, ditetapkan tiga besar nama calon Sekretaris Daerah Provinsi NTT.

Penetapan ini disusun berdasarkan urutan abjad pada huruf pertama nama peserta, bukan berdasarkan peringkat nilai. Adapun tiga calon Sekretaris Daerah Provinsi NTT yang dinyatakan lulus adalah:

  1. Drs. Fransiskus Sales Sodo, yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai Barat
  1. Ruth Diana Laiskodat, S.Si., Apt., MM, yang menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi NTT.
  2. Dr. Servulus Bobo Riti, S.Pd., MM, Inspektur III pada Inspektorat Jenderal Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia/BP2MI.

Pengumuman ini sekaligus menjadi penanda penting dalam upaya penguatan tata kelola pemerintahan di NTT, khususnya dalam memastikan bahwa jabatan strategis diisi oleh figur-figur terbaik yang memiliki kompetensi, rekam jejak, dan komitmen kuat terhadap pelayanan publik dan pembangunan daerah.

 

Penulis : Tim Infokini

Editor : Tim Infokini

Berita Terkait

Sukses Gelar Pelatihan Menjahit 26 Hari, Kadis UMKM Manggarai Barat Buka Jalan Kemandirian Ekonomi bagi Kaum Perempuan di Lembor
Kuasa Hukum MS Angkat Bicara Luruskan Kronologi Pertemuan di Gorontalo
Syukur Atas Berkat Setahun, Masyarakat Gendang Sangka Gelar Ritual Adat Penti
Kecelakaan Kapal Wisata Berulang di Labuan Bajo, Sergius Try Deddy Soroti Koordinasi KSOP dan Dishub
Dugaan Selingkuh Oknum Kades dan Bu Bidan Puskesmas: Homestay Jadi Saksi Akhir Cinta Terlarang dan Berakhir di Tangan Polisi
Bahas RAPBD 2027, Ali Sehidun: Program Pemerintahan Harus Efektif dan Dirasakan Rakyat
Dugaan Skandal Perselingkuhan Oknum Kades di Labuan Bajo Terbongkar, Kabur Saat Digerebek Suami Sah
Kades Batu Cermin Desak Pemerintah Pusat Segera Tetapkan Batas Tanah Bandara Komodo

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:44 WITA

Sukses Gelar Pelatihan Menjahit 26 Hari, Kadis UMKM Manggarai Barat Buka Jalan Kemandirian Ekonomi bagi Kaum Perempuan di Lembor

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:40 WITA

Kuasa Hukum MS Angkat Bicara Luruskan Kronologi Pertemuan di Gorontalo

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:58 WITA

Syukur Atas Berkat Setahun, Masyarakat Gendang Sangka Gelar Ritual Adat Penti

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:53 WITA

Kecelakaan Kapal Wisata Berulang di Labuan Bajo, Sergius Try Deddy Soroti Koordinasi KSOP dan Dishub

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:14 WITA

Bahas RAPBD 2027, Ali Sehidun: Program Pemerintahan Harus Efektif dan Dirasakan Rakyat

Berita Terbaru