LABUAN BAJO – Pertandingan eksibisi yang penuh gengsi dan kehangatan tersaji di sela-sela turnamen pada laga Amal pembangunan Gereja Paroki Reweng, Keuskupan Labuan Bajo, Manggarai Barat pada Minggu, 5/6/2026.
Derasnya guyuran hujan di Reweng pada Minggu, 5/4 tidak menghilangkan semangat dan niat bagi tim Singa Tua FC untuk ikut berpartisipasi dalam Laga penggalangan dana pembangunan Gereja Paroki Reweng sebelum perhelatan partai Final dimulai.
Pada Tim Singa Tua terlihat sosok yang tidak Lazim lagi bagi masyarakat Manggarai Barat, Mario Peranda dengan nomor punggung 2 dan Richard Sontani 12. Mereka mengenakan baju Kostum warna merah bercorak hitam.
Dengan gagahnya Parosil memasuki lapangan sepak bola hijau di Paroki Reweng.
Saat Kick-off di babak pertama, taktik permainan sekuat Singa Tua FC selalu menyerang dipertahanan belakang Tim Panitia Penyelenggara dalam laga yang digelar sebelum partai final antara Harimau Kakor melawan Persepa Pasar Lembor.
Meski ditengah guyuran hujan deras, kedua tim nampak menunjukkan skill di lapangan.
Bahkan, kedua tim kesebelasan sering kali terjatuh akibat genangan air akibat derasnya guyuran hujan.

Mario Peranda bermain di posisi penyerang, dengan keadaan lapangan tergenang air membuat kedua kesebelasan sulit mengontrol laju bola.
Kemenangan Singa Tua FC tak lepas dari peran krusial dua politisi muda kenamaan Kabupaten Manggarai Barat, Mario Pranda dan Richard Sontani. Keduanya tampil impresif dan menjadi penentu kemenangan timnya melalui torehan gol-gol berkelas.
Pertandingan berlangsung sengit sejak babak pertama. Namun, efektivitas serangan Singa Tua FC mulai terlihat pada menit ke-17. Richard Sontani berhasil memecahkan scor Kaca Mata lewat tendangan akuratnya dan gagal dibendung oleh penjaga gawang dari Tim lawan, hingga mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan Singa Tua FC.
Tak butuh waktu lama bagi Singa Tua FC untuk merobek jala gawang Tim Panitia. Pada menit ke-23, petaka pun muncul di jantung pertahanan Tim Panitia. Mario Pranda yang diberikan mandat untuk mengeksekusi tendang di titik putih, berhasil menjebol gawang Tim Panitia untuk kedua kalinya dan mencatatkan namanya di papan skor. Aksi politisi muda ini sukses membawa Singa Tua FC unggul 2-0 atas Tim Panitia.
Skil dan taktik permainan Richard Sontani semakin menarik dan kembali terlihat pada menit ke-27. Melalui skema serangan yang rapi, ia kembali menyarangkan bola ke jala gawang Panitia Penyelenggara. Gol kedua Richard Sontani ini sekaligus membawa tim Singa Tua FC unggul 3-0 di babak pertama.
Meski Tim Panitia Penyelenggara sempat memberikan perlawanan sengit dan memperkecil ketertinggalan menjadi 3-2, Singa Tua FC berhasil mempertahankan keunggulan hingga laga usai.
Kehadiran Mario Pranda dan Richard Sontani dalam laga ini tidak hanya membawa kemenangan bagi Singa Tua FC, tetapi juga menambah kemeriahan acara amal tersebut. Pertandingan eksibisi ini menjadi simbol solidaritas dan dukungan para tokoh muda terhadap pembangunan rumah ibadah di wilayah Manggarai Barat.

Usai pertandingan tim sepak Bola Singa Tua menuju ke rumah Pastoran Paroki. Sebelum menuju ke rumah Pastoran, terlihat Mario – Richard sempat melambaikan tangan untuk menyapa ratusan penonton yang berada disekitar lapangan hijau Reweng sebelum mereka menuju ke Rumah Pastoran Paroki.
Untuk diketahui, Tim sepak Bola Singa Tua FC ini, gabungan dari pemain Legend, salah satu nya Ketua PSSI cabang Manggarai Barat Maryono, Anggota DPRD Mabar, Sipri Anjelo, Kapolsek Lembor Finsen
Penulis : Tim Infokini
Editor : Tim Infokini






