Mewujudkan Generasi Unggul dan Qurani, Kecamatan Mbeliling Mengutus 19 Peserta MTQ

- Redaksi

Selasa, 28 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO – Keterwakilan setiap Kecamatan dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) di tingkat Kabupaten merupakan bagian penting dari proses seleksi dan syiar Islam, di mana para peserta terbaik dari tingkat kecamatan dikirim untuk berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi. Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-31 Kabupaten Manggarai Barat dibuka pada Senin (27/4/2026) malam di halaman Masjid Nurul Falah Wae Mata.

Dari 12 Kecamatan yang ada di Manggarai Barat ada 7 Kecamatan yang mengikuti event religi ini yakni, Kecamatan Mbeliling, Sanonggoang, Boleng, Komodo, Lembor selatan, Pacar dan Lembor.

Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) merupakan festival seni baca, hafalan, dan pemahaman Al-Qur’an di Indonesia yang bertujuan memasyarakatkan Al-Qur’an, mempererat silaturahmi, dan memperdalam pemahaman agama. MTQ bukan hanya lomba, melainkan sarana pembinaan mental-spiritual serta dakwah.

Dari Kecamatan Mbeliling ada 19 orang peserta yang mengikuti event religi ini, dan dihantar lansung oleh Ketua Kontingen Ustad Akbar Safrudin, M.Pd. Kegiatan MTQ ini dilaksanakan di Masjid Nurul Falah Wae Mata. Dari ke 19 peserta tersebut menjadi barometer, di mana pembinaan intensif sering kali menghasilkan perwakilan terbaik untuk MTQ tingkat Kabupaten Manggarai Barat.

Kecamatan Mbeliling merupakan salah satu tim MTQ yang sangat berperan aktif distiap kali momentum seperti ini. Dari ke 19 orang peserta tersebut tergabung dari jenjang pendidikan SMP Muhammadiyah Warsawe, Pondok Insan Kamil Flobamora Ndewe dan juga orang dewasa.

Pihaknya menyampaikan, dari ke 19 orang yang dihantarkan oleh tim MTQ dari kecamatan Mbeliling, mereka telah mengikuti MTQ di tingkat Kecamatan Mbeliling yang diselenggarakan di Melo.

MTQ tahun ini di Manggarai Barat mengusung tema “Mewujudkan masyarakat cinta Al-Qur’an menuju Manggarai Barat yang lebih unggul, maju dan Akaseleratif”. Masyarakat cinta Al-Qur’an bukan hanya mampu membaca, tetapi juga memahami, merenungkan, dan mengamalkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga:  SHABAT PUTRA Berhasil Menjuarai Open Turnamen Voli Putri Sano Nggoang CUP I

Menjadikan Al-Qur’an sebagai cahaya petunjuk (nur) dalam menghadapi tantangan modernisasi dan globalisasi serta menciptakan masyarakat yang memiliki kepedulian sosial tinggi dan toleran.

Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) adalah perhelatan keagamaan yang telah mengakar dalam tradisi masyarakat Indonesia. MTQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Quran dengan baik dan indah, tetapi juga sarana untuk meneguhkan nilai-nilai Qurani sebagai pedoman hidup dalam membangun masyarakat yang berkarakter. Penyelenggaraan MTQ tingkat Kabupaten Manggarai Barat ini, memiliki makna strategis karena langsung menyentuh basis masyarakat, sehingga nilai-nilai Al-Quran dapat diinternalisasikan dalam kehidupan sosial dan budaya.

Ini menjadi wahana untuk meneguhkan prinsip bahwa kesejahteraan sejati tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik dan ekonomi, tetapi juga oleh kekuatan moral, spiritual, dan kebersamaan masyarakat.

Kegiatan religius MTQ seperti ini merupakan salah satu untuk meningkatkan kualitas kehidupan beragama dan penguatan persatuan umat Islam. Karena MTQ yang sukses adalah yang memberi dampak pada proses penyadaran kolektif dari segala lapisan masyaraka

Penulis : Tim Infokini

Editor : Tim Infokini

Berita Terkait

Tangan yang Terbatas, Kasih yang Meluas: Pria Disabilitas Berbagi di Tengah Keterbatasan Gempa Flores
Anggur Etaria Sambangi dan Berbagi Kasih di Manggarai Timur
Menyeka Air Mata Pascabencana: Sentuhan Kasih Perempuan Peduli DWP Mabar Bawa Harapan di Desa Nggorang
Pasok Air Bersih ke Desa Warloka Respons Cepat Krisis Air, Polres Mabar Salurkan 20.000 Liter Air Bersih di Komodo
Ironis! Oknum ASN Mabar Kuasai Aset Pemda, Diduga Bawa Personel TNI Saat Paksa Lapak Pedagang di Kosongkan
Ditetapkan Jadi Tersangka Pencurian di Labuan Bajo, Kondisi Luka Remaja 17 Tahun Kini Dipertanyakan Keluarga
Final Soekarno Cup 2026: PDIP Serahkan Bantuan Gotong Royong Rp 545 Juta untuk Korban Gempa NTT
Puluhan Rumah Hancur, Dinding Jebol, Tangis Warga Desa Robo Menanti Bantuan di Tengah Puing Rumah

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 12:32 WITA

Tangan yang Terbatas, Kasih yang Meluas: Pria Disabilitas Berbagi di Tengah Keterbatasan Gempa Flores

Minggu, 30 Agustus 2026 - 23:38 WITA

Anggur Etaria Sambangi dan Berbagi Kasih di Manggarai Timur

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:23 WITA

Menyeka Air Mata Pascabencana: Sentuhan Kasih Perempuan Peduli DWP Mabar Bawa Harapan di Desa Nggorang

Selasa, 25 Agustus 2026 - 18:01 WITA

Pasok Air Bersih ke Desa Warloka Respons Cepat Krisis Air, Polres Mabar Salurkan 20.000 Liter Air Bersih di Komodo

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:11 WITA

Ironis! Oknum ASN Mabar Kuasai Aset Pemda, Diduga Bawa Personel TNI Saat Paksa Lapak Pedagang di Kosongkan

Berita Terbaru