Puluhan Rumah Hancur, Dinding Jebol, Tangis Warga Desa Robo Menanti Bantuan di Tengah Puing Rumah

- Redaksi

Senin, 24 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan Rumah Masyarakat Desa Roboh Kecamatan Welak hancur total akibat Gempa Flores.

Puluhan Rumah Masyarakat Desa Roboh Kecamatan Welak hancur total akibat Gempa Flores.

LABUAN BAJO – Guncangan gempa bumi kuat yang melanda wilayah Flores baru-baru ini meluluhlantakkan permukiman warga di Desa Robo, Kecamatan Welak, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).  Senin (24/8/2026).

Sebuah rekaman video amatir yang memperlihatkan kondisi terkini Desa Robo, Kecamatan Welak, Kabupaten Manggarai Barat pascagempa Flores beredar luas di media sosial. Dalam cuplikan video tersebut, terlihat sangat jelas puluhan rumah warga hancur berkeping-keping dan rata dengan tanah akibat guncangan gempa yang dahsyat.

Video ini menjadi bukti visual konkret mengenai parahnya dampak bencana yang membuat koordinasi darurat antara pemerintah desa dan pihak Kecamatan Welak kini menjadi kian mendesak.

Rekaman video memperlihatkan tiang-tiang rumah patah, dinding tembok jebol, dan atap seng yang ambruk menyentuh tanah. Sedikitnya puluhan rumah warga di Desa Robo dilaporkan mengalami kerusakan total hingga tidak ada lagi struktur bangunan yang tersisa utuh.

Melihat kondisi tempat tinggal mereka yang sudah tidak berbentuk, warga Desa Robo kini hanya bisa pasrah di tenda darurat. Mereka sangat tim BPBD dan Dinas Sosial segera tiba di lokasi membawa tenda pleton, dapur umum, dan tim medis untuk memeriksa kondisi anak-anak serta lansia yang mulai syok akibat kehilangan tempat tinggal.

Struktur bangunan rumah warga yang mayoritas semi-permanen retak parah, miring, bahkan sebagian besar roboh rata dengan tanah akibat getaran gempa yang kuat. Selain rumah warga, sejumlah fasilitas umum desa dan tempat ibadah juga dilaporkan mengalami keretakan struktural yang membahayakan keselamatan. Takut akan adanya gempa susulan, ratusan kepala keluarga kini terpaksa mendirikan tenda darurat seadanya di pekarangan rumah dan lapangan terbuka.

Kondisi di lapangan menunjukkan hampir seluruh rumah penduduk di desa tersebut mengalami kerusakan parah dan kini dalam kondisi tidak layak huni.

Baca Juga:  Peduli Sesama, Relawan Bapak Ahmad Yohan Antar Bantuan Kemanusiaan di Kecamatan Mbeliling

Struktur bangunan rumah warga yang mayoritas semi-permanen retak parah, miring, bahkan sebagian besar roboh rata dengan tanah akibat getaran gempa yang kuat. Selain rumah warga, sejumlah fasilitas umum desa dan tempat ibadah juga dilaporkan mengalami keretakan struktural yang membahayakan keselamatan. Takut akan adanya gempa susulan, ratusan kepala keluarga kini terpaksa mendirikan tenda darurat seadanya di pekarangan rumah dan lapangan terbuka.

Warga berharap pemerintah cepat melakukan pendataan, mendistribusikan bantuan logistik secara merata, serta mendirikan posko kesehatan terpadu. Jarak geografis yang cukup jauh dari pusat ibu kota kabupaten diharapkan tidak menjadi hambatan bagi pemerintah dalam memberikan respons tanggap darurat yang cepat dan tepat.

Upaya verifikasi terus dilakukan demi memastikan validitas penanganan pascagempa Flores di Kecamatan Welak, Kabupaten Manggarai Barat. Awak media ini telah berusaha menghubungi nomor telepon Kepala Desa Robo guna mengonfirmasi sejauh mana proses pendataan terhadap puluhan rumah warga yang dilaporkan hancur total. Namun, hingga berita ini diturunkan, saluran telepon orang nomor satu di Desa Robo tersebut belum memberikan respons.

Penulis : Tim Infokini

Editor : Tim Infokini

Berita Terkait

Kuasa Hukum MS Angkat Bicara Luruskan Kronologi Pertemuan di Gorontalo
Syukur Atas Berkat Setahun, Masyarakat Gendang Sangka Gelar Ritual Adat Penti
Kecelakaan Kapal Wisata Berulang di Labuan Bajo, Sergius Try Deddy Soroti Koordinasi KSOP dan Dishub
Dugaan Selingkuh Oknum Kades dan Bu Bidan Puskesmas: Homestay Jadi Saksi Akhir Cinta Terlarang dan Berakhir di Tangan Polisi
Bahas RAPBD 2027, Ali Sehidun: Program Pemerintahan Harus Efektif dan Dirasakan Rakyat
Dugaan Skandal Perselingkuhan Oknum Kades di Labuan Bajo Terbongkar, Kabur Saat Digerebek Suami Sah
Kades Batu Cermin Desak Pemerintah Pusat Segera Tetapkan Batas Tanah Bandara Komodo
Operasi KM Feronia: Tim SAR Gabungan Perluas Jaringan Pencarian hingga Dasar Laut Tatawa Besar

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:40 WITA

Kuasa Hukum MS Angkat Bicara Luruskan Kronologi Pertemuan di Gorontalo

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:58 WITA

Syukur Atas Berkat Setahun, Masyarakat Gendang Sangka Gelar Ritual Adat Penti

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:53 WITA

Kecelakaan Kapal Wisata Berulang di Labuan Bajo, Sergius Try Deddy Soroti Koordinasi KSOP dan Dishub

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:35 WITA

Dugaan Selingkuh Oknum Kades dan Bu Bidan Puskesmas: Homestay Jadi Saksi Akhir Cinta Terlarang dan Berakhir di Tangan Polisi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:14 WITA

Bahas RAPBD 2027, Ali Sehidun: Program Pemerintahan Harus Efektif dan Dirasakan Rakyat

Berita Terbaru