LABUAN BAJO – Pemerintah Desa Desa Golo Ketak kembali menunjukkan kepedulian tinggi terhadap lingkungan dan kondisi infrastruktur jalan Provinsi yang rusak parah di tanjakan kampung Wate, Kecamatan Boleng, Manggarai Barat, NTT pada, Selasa (5/5/2026) pagi.
Sejak matahari terbit, suasana gotong royong tampak hidup. Para pemuda dengan semangat tinggi bekerja sama untuk memperbaiki pada bagian jalan yang rusak, untuk memudahkan akses transportasi bagi masyarakat yang hendak melintasi jalan itu. Warga dari berbagai usia juga ikut turun tangan, saling membantu mengangkut material dan meratakan bagian jalan yang menjadi prioritas perbaikan.
Turut Hadir Dalam Kegiatan tersebut Kepala Desa Golo Ketak, Filipus Tulur, Babinsa Desa Golo Sepang( Serka Umran), Babinsa Desa Mbuit(Sertu Juferlan), Babinsa Desa Golo Ketak( Serda Candra K.Sam), tokoh mudah dan juga masyarakat Desa Golo Ketak.
Filipus Tulur, Kepala Desa Golo Ketak menyampaikan rasa bangga atas kebersamaan dan kekompakan masyarakat dan Babinsa dalam menjaga fasilitas umum.
“Kegiatan ini menunjukkan sinergitas betapa besar kepedulian warga terhadap desa kita. Dengan semangat gotong royong, pekerjaan yang berat menjadi lebih ringan. Kami sangat berterima kasih kepada para pemuda, masyarakat, dan seluruh pengusaha yang telah mendukung kegiatan hari ini,” ujarnya.
Ia ucapan terima kasih kepada warga masyarakat yang turut aktif terlibat pada kegiatan itu.
“Kegiatan ini tadi, kolaborasi dari kami Pemerintah Desa Golo Ketak, dengan Babinsa juga. Tidak hanya melibatkan pemerintah desa, tetapi juga melibatkan warga masyarakat Desa dari beberapa anak kampung, dan mendapat dukungan penuh dari para pengusaha yang beroperasi di Desa Golo Ketak,” jelas Kades Filipus.
Pemerintah desa menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya untuk masyarakat yang terlibat aktif tadi, dan atas dukungan mereka membuat kegiatan berjalan lebih lancar dan memberikan hasil yang dirasakan langsung oleh pengguna jalan yang sehari-hari menggunakan jalan ini,” lanjutnya.
Ia menyampaikan rasa bangga atas kebersamaan dan kekompakan masyarakat dalam menjaga fasilitas umum.
“Kegiatan ini menunjukkan betapa besar kepedulian warga terhadap desa kita. Dengan semangat gotong royong, pekerjaan yang berat menjadi lebih ringan. Kami sangat berterima kasih kepada para pemuda, masyarakat, dan seluruh pengusaha yang telah mendukung kegiatan hari ini,” ujarnya.
Lebih lanjut ia menyampaikan, pada kegiatan kami di Tanjakan kampung Wate tadi, semua material itu Swadaya kami Pemerintah Desa dan juga dari Masyarakat.
“Untuk material Pasir, Semen dan Besi Beton tadi, semuanya hasil Swadaya dari kami Pemerintah Desa dan juga masyarakat,” jelasnya.
Tadi itu pas kami lagi kerja, ada yang lewat dan kasi kami uang untuk beli rokok, dari Sopir Trevel, yang naik motor juga, dan Kapolsek Kuwus Pa Arsi Lentar lewat, dia kasi juga. Biar tidak banyak, tapi kami merasa berterima kasih karena mereka sangat peduli dengan kegiatan kami tadi,” ucapnya.
Kami merasa perihatin atas kejadian Lakalantas tunggal beberapa hari yang lalu di tanjakan itu.
“Sekitar seminggu yang lalu baru ada kejadian sebuah mobil Trevel yang terjadi lakalantas tunggal akibat jalan rusak itu. Kami merasa perihatin sekali, sehingga kami pemerintah Desa berinisiatif untuk memperbaiki jalan itu, apa lagi masih dalam wilayah Desa Golo Ketak walaupun itu jalan Provinsi,” ucapnya.
Kegiatan tadi di tanjakan Wate itu, kami hanya buat separuh jalan dulu dengan material seadanya.
“Kami hanya membuat rabat separuh jalan saja tadi, karena keterbatasan material juga. Kami habiskan Semen 30 Sak, besi Beton 20 batang dan pasir 4 ret, mungkin lusa baru dilanjutkan lagi pekerjaannya, menunggu para donatur lain yang bisa membantu untuk memperbaiki jalan di tanjakan Wate itu,” harapnya.
Pemerintah Desa Golo Ketak berharap agar kegiatan gotong royong seperti ini terus dilestarikan dan menjadi agenda rutin demi menjaga kebersihan lingkungan, memperbaiki infrastruktur, serta mempererat hubungan antar warga.
Penulis : Tim Infokini
Editor : Tim Infokini






