LABUAN BAJO – Nasib tragis menimpah seorang gadis cantik asal Karawang, Jawa Barat, yang bekerja sebagai Lady Companion (LC) di salah satu tempat hiburan malam (THM) HK di kawasan Gorontalo, Labuan Bajo, Desa Gorontalo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, dilaporkan meninggal dunia pada Minggu malam (3/5/2026).
Korban diketahui berprofesi sebagai LC atau pemandu lagu yang bertugas mendampingi tamu di tempat hiburan malam. Dalam praktiknya, LC umumnya menemani tamu bernyanyi, mengobrol, serta menciptakan suasana hiburan, termasuk mendampingi konsumsi minuman beralkohol.
Informasi awal terkait peristiwa ini diperoleh dari narasumber terpercaya yang enggan disebutkan identitasnya.
Ia mengungkapkan bahwa kabar meninggalnya seorang LC di Pub HK sempat beredar di kalangan internal, namun belum banyak diketahui publik.
“Sudah dengar info kah ada PSK di Pub HK meninggal tadi malam di room, kok belum ada berita naik yah?” ujarnya. Dilansir dari NTTNews.net, Senin siang (4/5/2026).
Lebih lanjut, narasumber tersebut menyampaikan dugaan sementara terkait penyebab kematian korban. Berdasarkan informasi yang diterimanya, korban diduga mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi obat-obatan tertentu.
“Informasi yang saya dapat itu diduga pakai obat, sehingga menyebabkan serangan jantung, tadi malam,” ungkapnya.
Namun demikian, pihak manajemen tempat hiburan malam HK membantah bahwa korban meninggal dunia di dalam room sebagaimana informasi yang beredar.
Koko Andy, salah satu penanggung jawab Pub HK, menjelaskan bahwa korban telah mengalami sakit sejak sore hari dan sempat mendapatkan penanganan medis di rumah sakit sebelum akhirnya meninggal dunia.
“Tidak di room, gila benar haha. Sakit dari sore, dirawat di Siloam, CT scan dan lain-lain, sempat rawat inap di sana. Pagi dapat kabar, katanya dokter bilang gagal jantung. Itu laporan dari bos di sana yang saya tahu. Kasihan,” ujar Koko Andy melalui pesan WhatsApp.
Ia juga menambahkan bahwa korban berasal dari Karawang, Jawa Barat, dan rencananya akan dipulangkan menggunakan pesawat.
“LC tersebut asal Karawang, rencana pakai pesawat pulang, dan saat ini lagi di Siloam. Dapat info dari mana yang tidak benar tadi e,” tutupnya.
Peristiwa ini masih menyisakan sejumlah pertanyaan, terutama terkait penyebab pasti kematian korban. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun tenaga medis terkait hasil pemeriksaan lebih lanjut.
Kasus ini menjadi perhatian publik, mengingat pentingnya pengawasan terhadap kesehatan serta perlindungan bagi para pekerja di sektor hiburan malam, khususnya di daerah destinasi wisata seperti Labuan Bajo.
Penulis : Tim Infokini
Editor : Tim Infokini




