MANGGARAI BARAT – Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi, dan UKM Kabupaten Manggarai Barat menggelar kegiatan sosialisasi dan wawancara awal bagi para calon peserta program magang ke Jepang, pada Jumaat (26/6/2026).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Nakertranskopukm Manggarai Barat, Fatinci Reynilda, SP, dalam rangka menyaring generasi muda daerah yang kompeten, bermental baja, dan siap bersaing di pasar kerja internasional.
Program magang ini merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah daerah untuk membuka akses lapangan kerja internasional serta mempercepat transfer teknologi dan etos kerja bagi pemuda di wilayah Nusa Tenggara Timur.
Dalam sambutannya, Fatinci Reynilda menegaskan bahwa program magang ke Jepang bukan sekadar sarana untuk mencari penghasilan atau modal kerja. Jauh lebih penting dari itu, program ini menjadi wadah pembentukan karakter, penguasaan teknologi modern, serta penanaman budaya disiplin yang sangat ketat.
“Jepang dikenal dengan etos kerja yang tinggi, ketepatan waktu, dan profesionalisme yang luar biasa. Melalui sosialisasi ini, kami ingin memastikan para peserta memahami dengan baik hak, kewajiban, serta tantangan adaptasi budaya yang akan mereka hadapi di sana,” tegas Fatinci.
Beliau menambahkan bahwa setelah menyelesaikan masa kontrak magang, para peserta diharapkan kembali ke Kabupaten Manggarai Barat dengan membawa ilmu dan keahlian baru guna membangun perekonomian daerah, baik melalui sektor formal maupun dengan membuka usaha mandiri (UMKM), “lanjutnya.
Usai pemaparan materi sosialisasi, rangkaian kegiatan langsung dilanjutkan dengan tahapan wawancara awal. Tim penguji melakukan penilaian secara ketat dan objektif dengan memprioritaskan beberapa kriteria utama diantaranya Kekuatan mental peserta untuk bertahan di negara orang. Kesehatan dan ketahanan tubuh dasar sesuai standar industri. Kesiapan dan ketertarikan mempelajari bahasa Jepang dasar dan Sikap dan etika kerja yang sesuai dengan kebutuhan global.
Peserta yang dinyatakan lolos dalam tahapan wawancara awal ini selanjutnya wajib mengikuti serangkaian tes lanjutan, mulai dari tes matematika dasar, kesamaptaan, ketahanan fisik, hingga pelatihan intensif bahasa dan budaya Jepang sebelum resmi diberangkatkan.
Antusiasme tinggi tampak dari para peserta lokal yang mayoritas merupakan lulusan baru (fresh graduate) sekolah menengah dan sarjana muda di Manggarai Barat. Melalui program magang reguler yang transparan ini, Dinas Disnakertrans berkomitmen penuh untuk terus menekan angka pengangguran terbuka serta melahirkan duta-duta bangsa yang kompeten dari Labuan Bajo.
Penulis : Tim Infokini
Editor : Tim Infokini






