MBELILING – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kecamatan Mbeliling menyalurkan bantuan sosial bagi warga terdampak bencana di Desa Cunca Wulang, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Kamis (21/8/2026).
Bantuan yang diserahkan berupa paket sembilan bahan pokok (sembako). Aksi nyata ini merupakan wujud kepedulian dan solidaritas sosial PSI untuk meringankan beban ekonomi masyarakat setempat yang sedang mengalami masa-masa sulit. Penyerahan bantuan logistik ini dilakukan secara langsung oleh jajaran pengurus partai ke Posko Utama Pemerintah Desa Cunca Wulang agar proses distribusinya berjalan tepat sasaran.
Ketua DPC PSI Kecamatan Mbeliling, Filmon Sentosa, menyampaikan bahwa kehadiran partai politik di tengah masyarakat harus membawa dampak konkret, terutama saat warga sedang tertimpa musibah.
“Kami hadir membawa bantuan sembako ini sebagai bentuk empati dan tanggung jawab moral. Kami berharap bantuan ini bisa sedikit mengurangi beban dapur warga Desa Cunca Wulang yang terdampak,” ujar Filmon Sentosa di lokasi penyerahan, Kamis (21/8/2026) siang.
Ia juga menegaskan bahwa aksi sosial ini murni lahir dari kepedulian kader di tingkat akar rumput.
“Kami hadir membawa bantuan ini atas dasar niat baik kami, seluruh pengurus dan kader DPC PSI Kecamatan Mbeliling,” tambahnya.
Pihak Pemerintah Desa Cunca Wulang menyambut baik kedatangan pengurus DPC PSI Mbeliling. Mereka menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian yang ditunjukkan oleh partai berlambang bunga mawar tersebut.
Perwakilan pemerintah desa memastikan bahwa seluruh logistik yang telah diterima di posko akan segera didata secara transparan. Langkah ini dilakukan agar bantuan bisa langsung dibagikan secara merata kepada seluruh kepala keluarga yang berhak menerima.
Melalui aksi ini, DPC PSI Kecamatan Mbeliling berharap dapat memicu gelombang solidaritas dari berbagai pihak lain untuk bersama-sama membantu pemulihan pascabencana di Desa Cunca Wulang.
Penulis : Tim Infokini
Editor : Tim Infokini






