Sebulan Mengabdi, Mahasiswa KKN UM Kupang Sukses Tutup Masa Pengabdian di Desa Tiwu Nampar

- Redaksi

Minggu, 6 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muhamad Sutar, Kepala Desa Tiwu Nampar bersama Mahasiswa KKN UM Kupang.

Muhamad Sutar, Kepala Desa Tiwu Nampar bersama Mahasiswa KKN UM Kupang.

LABUAN BAJO – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Kupang resmi menutup masa pengabdian mereka di Desa Tiwu Nampar, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat. Acara perpisahan dan penutupan masa KKN tersebut berlangsung khidmat di halaman rumah Bapak Kepala Desa Tiwu Nampar pada Sabtu (5/9/2026) malam.

Selama kurang lebih satu bulan menjalankan program pengabdian, kehadiran para mahasiswa dinilai memberikan kontribusi positif bagi masyarakat setempat. Pemerintah Desa Tiwu Nampar yang dipimpin oleh Muhamad Sutar secara langsung menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas dedikasi dan kerja nyata yang telah ditunjukkan oleh seluruh mahasiswa KKN.

Dalam sambutannya, Ketua KKN Desa Tiwu Nampar, Ludovitus Julmin, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh elemen masyarakat yang telah menerima dan mendukung mereka selama masa KKN.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak desa, tokoh adat, dan masyarakat Desa Tiwu Nampar atas dukungan dan kerja sama yang luar biasa selama kami menjalankan program KKN di sini. Kami berharap seluruh program kerja yang telah kami laksanakan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya bagi kemajuan pendidikan anak-anak di Desa Tiwu Nampar,” ujar Ludovitus, mahasiswa Fakultas Hukum tersebut, Sabtu (5/9) malam.

Selama masa bakti satu bulan, para mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kupang merancang program kerja berdasarkan hasil observasi terhadap kebutuhan nyata masyarakat setempat. Sektor pendidikan menjadi salah satu fokus utama pergerakan mereka.

Selanjutnya Ludovitus Julmin menyampaikan, selama masa KKN, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kupang telah melaksanakan sejumlah program kerja, di antaranya, Sosialisasi Stop Bullying di SDK Kenari, guna menumbuhkan kesadaran siswa akan bahaya perundungan di lingkungan sekolah, Sosialisasi pentingnya pendidikan di SDN Jati Makmur, untuk memotivasi siswa agar terus melanjutkan pendidikan,” jelasnya.

Baca Juga:  Reses di Lembor Selatan, Anggota DPRD Mabar Yopi Widiyanti memberikan sumbangan untuk mempercepat Pembangunan Kapela

Tidak hanya di Dunia Pendidikan, Mahasiswa KKN juga mensosialisasi peran orang tua dalam mendukung pendidikan anak ke perguruan tinggi, sekaligus edukasi tata cara pendaftaran beasiswa, yang dilaksanakan di setiap dusun Desa Tiwu Nampar,” jelasnya.

Ludovitus menambahkan bahwa seluruh rangkaian program ini diharapkan dapat meninggalkan dampak positif jangka panjang, terutama dalam mencetak generasi muda Desa Tiwu Nampar yang lebih berpendidikan dan berkarakter,” tutup Ludovitus.

Acara perpisahan ini ditutup dengan ramah tamah yang turut dihadiri oleh jajaran perangkat desa, Babinsa, tokoh adat, serta warga masyarakat Desa Tiwu Nampar yang melepas kepulangan para mahasiswa dengan penuh rasa haru dan apresiasi.

Penulis : Tim Infokini

Editor : Tim Infokini

Berita Terkait

Insiden Pemukulan Wasit, PSSI Manggarai Barat Tindak Tegas terhadap Novri, Cabut Keanggotaan dan Dukung Jalur Hukum
Laga Babak 8 Besar PSSI CUP II Mabar Ricuh, Oknum Anggota PSSI Mabar Tinju Wasit
Tangan yang Terbatas, Kasih yang Meluas: Pria Disabilitas Berbagi di Tengah Keterbatasan Gempa Flores
Anggur Etaria Sambangi dan Berbagi Kasih di Manggarai Timur
Menyeka Air Mata Pascabencana: Sentuhan Kasih Perempuan Peduli DWP Mabar Bawa Harapan di Desa Nggorang
Pasok Air Bersih ke Desa Warloka Respons Cepat Krisis Air, Polres Mabar Salurkan 20.000 Liter Air Bersih di Komodo
Ironis! Oknum ASN Mabar Kuasai Aset Pemda, Diduga Bawa Personel TNI Saat Paksa Lapak Pedagang di Kosongkan
Ditetapkan Jadi Tersangka Pencurian di Labuan Bajo, Kondisi Luka Remaja 17 Tahun Kini Dipertanyakan Keluarga

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 14:55 WITA

Sebulan Mengabdi, Mahasiswa KKN UM Kupang Sukses Tutup Masa Pengabdian di Desa Tiwu Nampar

Sabtu, 5 September 2026 - 17:28 WITA

Insiden Pemukulan Wasit, PSSI Manggarai Barat Tindak Tegas terhadap Novri, Cabut Keanggotaan dan Dukung Jalur Hukum

Jumat, 4 September 2026 - 18:46 WITA

Laga Babak 8 Besar PSSI CUP II Mabar Ricuh, Oknum Anggota PSSI Mabar Tinju Wasit

Selasa, 1 September 2026 - 12:32 WITA

Tangan yang Terbatas, Kasih yang Meluas: Pria Disabilitas Berbagi di Tengah Keterbatasan Gempa Flores

Minggu, 30 Agustus 2026 - 23:38 WITA

Anggur Etaria Sambangi dan Berbagi Kasih di Manggarai Timur

Berita Terbaru