LABUAN BAJO— Tim SAR Gabungan dilaporkan kembali menemukan satu orang jenazah di wilayah Selat Padar, yang diduga merupakan korban kecelakaan KM Putri Sakinah.
Saat ditemukan, jenazah berada dalam posisi mengapung dan mengenakan celana berwarna orange.
Saat ini jenazah korban diidentifikasi oleh tim forensik DVI Polres Manggarai Barat di RSUD Komodo, untuk memastikan apakah mayat tersebut pelatih Valencia.
Kepala Kantor Basarnas Maumere, Fathur Rahman, menyatakan bahwa korban ditemukan oleh tim Ditpolair Polda NTT pada koordinat 1,13 mil laut dari lokasi kejadian musibah (LKM) tenggelamnya KM Putri Sakinah. Penemuan terjadi pada pukul 08.47 WITA. Usai dievakuasi menggunakan KN SAR Puntadewa, jenazah langsung dilarikan ke RSUD Komodo melalui Pelabuhan Marina Labuan Bajo guna keperluan autopsi dan prosedur medis lainnya.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Maumere, Fathur Rahman, selaku SAR Mission Coordinator (SMC), menjelaskan bahwa operasi pencarian hari ke-10 difokuskan pada penyisiran pulau-pulau terdekat, penggunaan sonar, serta penyelaman di titik-titik yang dicurigai.
“Tim SAR Gabungan hari ini melaksanakan pencarian terhadap tiga WNA Spanyol yang memasuki hari ke-sepuluh, dengan melaksanakan penyisiran di pulau-pulau terdekat, penurunan sonar, serta penyelaman,” ungkap Fathur Rahman.
Upaya tersebut membuahkan hasil. Sekitar pukul 08.47 WITA, satu jenazah ditemukan oleh Tim RIB KPJ 2007 milik Ditpolair Polda NTT. “Tepat pukul 08.47 WITA, Tim SAR Gabungan menemukan satu jenazah yang diduga kuat merupakan korban KM Putri Sakinah pada koordinat 8°36’32.58″S – 119°36’32.22″E, dengan jarak penemuan sekitar 1,13 nautical mile dari lokasi kejadian kapal (LKK),” jelas Fathur
Penulis : Tim Infokini






