Konflik Di Kawasan Timur Tengah Melibatkan Arab Saudi, Cak Nun: Indonesia Bela Mana, Israel Atau Iran

- Redaksi

Senin, 2 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Ramalan Cak Nun empat belas tahun silam di hadapan jamaah Masjid Agung Klaten, Emha Ainun Nadjib melontarkan satu kalimat yang kala itu terdengar seperti spekulasi jauh. Kini, setelah serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel mengguncang Iran dan menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei pada Sabtu, 28 Februari 2026, potongan ceramah tersebut kembali mencuat dan viral di media sosial.

Video lawas itu diunggah melalui kanal YouTube CakNun.com dan menyebar luas di berbagai platform. Dalam rekaman acara Tabligh Nusantara Islam Menolak Segala Bentuk Kekerasan pada 22 Februari 2012, budayawan yang akrab disapa Cak Nun itu menyampaikan prediksi yang kini dianggap sebagian warganet sebagai “ramalan yang terbukti”.

“Suatu hari nanti, Iran akan diserang oleh Israel dan Amerika,” ujar Cak Nun dalam tayangan tersebut. Pernyataan itu ia sampaikan jauh sebelum konflik terbaru benar-benar pecah. Dalam forum yang sama, ia juga menyinggung posisi negara-negara di kawasan Timur Tengah, termasuk Arab Saudi. “Nanti Arab Saudi bisa dipastikan akan membela Israel. Pertanyaannya untuk Indonesia, Indonesia bela mana? Bela Iran apa bela Israel?” katanya.

Cak Nun bahkan menggambarkan potensi kebingungan publik Indonesia dalam menyikapi konflik geopolitik yang kompleks. “Ah kan kene kene mesti kerengan dewe. Engge Pak, separuh melok Iran, separuh melok Israel uta ora melo sopo-sopo. Wong yo ora mudeng gitu,” ucapnya dalam bahasa Jawa yang disambut tawa jamaah saat itu. Serangan terbaru yang menewaskan Ali Khamenei serta anggota keluarga intinya langsung memicu ketegangan global. Dunia kini menyoroti kemungkinan eskalasi konflik lebih luas di Timur Tengah. Di dalam negeri, diskusi publik berkembang cepat, terutama setelah cuplikan ceramah Cak Nun kembali beredar. Ayah dari Sabrang Mowo Damar Panuluh atau Noe Letto itu sejak lama dikenal kerap mengulas isu geopolitik dan kemanusiaan dalam forum-forum Maiyah. Dalam ceramah 2012 tersebut, ia tidak hanya memprediksi serangan, tetapi juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan bangsa.

Baca Juga:  Pelaku pencuri HP asal Kecamatan Mbeliling sudah diringkus Polisi

“Mudah-mudahan Klaten harus bisa antisipasi terhadap provokasi dari luar maupun dari kebodohan dari dalam,” kata Cak Nun. Kini, pertanyaan yang ia lontarkan 14 tahun lalu kembali menggema: Indonesia akan berdiri di mana? Di tengah peta politik global yang kian terpolarisasi, pemerintah Indonesia menghadapi tekanan diplomatik sekaligus tuntutan publik untuk menentukan sikap tegas terhadap konflik Iran–Israel–Amerika Serikat. Perkembangan situasi internasional dan respons resmi pemerintah Indonesia menjadi sorotan berikutnya. Sementara itu, potongan ceramah lama Cak Nun terus berputar di lini masa, memperkuat narasi bahwa konflik yang hari ini meledak ternyata pernah diingatkan jauh hari sebelumnya.

Penulis : Tim Infokini

Editor : Tim Infokini

Berita Terkait

Di Antara Kabut dan Samudera”, Novel Baru Chelluz Pahun Tentang Cinta dan Kasta
Dulu Kawan Sekarang Lawan: Pecahan Formula Monster Mbeliling Bentrok di Babak 8 Besar
Pisah Sambut dan Serah Terima Jabatan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Manggarai Barat
Dari Kaban, Tarsisius Gonsa, ST., Dilantik Bupati Mabar sebagai Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura
Bupati Mabar Melantik 15 Pejabat Baru, Fatincy Reynilda, S.P, Menjabat Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UKM
Tragis! Melamar Kerja Jadi LC, Wanita Asal Karawang Meninggal di Salah Satu THM di Labuan Bajo
Pemerintah Desa Mata Wae Resmi Membentuk Panitia Pemilihan Kepala Desa PAW
Mana Surat Aslinya?, Florianus Adu Bongkar Kejanggalan Sertifikat 16 Hektare di Keranga

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 03:03 WITA

Di Antara Kabut dan Samudera”, Novel Baru Chelluz Pahun Tentang Cinta dan Kasta

Senin, 18 Mei 2026 - 21:12 WITA

Dulu Kawan Sekarang Lawan: Pecahan Formula Monster Mbeliling Bentrok di Babak 8 Besar

Sabtu, 16 Mei 2026 - 22:02 WITA

Pisah Sambut dan Serah Terima Jabatan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Manggarai Barat

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:08 WITA

Dari Kaban, Tarsisius Gonsa, ST., Dilantik Bupati Mabar sebagai Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:30 WITA

Bupati Mabar Melantik 15 Pejabat Baru, Fatincy Reynilda, S.P, Menjabat Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UKM

Berita Terbaru