Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Kupang Gelar Sosialisasi ‘Stop Bullying’ di SDK Kenari

- Redaksi

Sabtu, 8 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wujudkan Sekolah Ramah Anak, KKN Muhammadiyah Kupang Edukasi Bahaya Bullying di SDK Kenari.

Wujudkan Sekolah Ramah Anak, KKN Muhammadiyah Kupang Edukasi Bahaya Bullying di SDK Kenari.

LABUAN BAJO — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Kupang (UMK) melaksanakan program kerja nyata berupa sosialisasi bertajuk “Stop Bullying” di Sekolah Dasar Katolik (SDK) Kenari, Desa Tiwu Nampar, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat pada Jumat (8/8/2026).

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya preventif untuk menanamkan kesadaran sejak dini kepada siswa-siswi sekolah dasar mengenai bahaya nyata dari tindakan perundungan di lingkungan sekolah.

Ketua KKN UMK, Ludovitus Julmin, menjelaskan bahwa program ini digagas sebagai respons spontan atas maraknya kasus perundungan yang masih kerap terjadi di kalangan pelajar. Ia menekankan bahwa perundungan saat ini tidak hanya terjadi di dunia nyata, tetapi sudah merambah ke ranah digital.

“Kami melihat bahwa persoalan bullying masih menjadi tantangan serius di dunia pendidikan. Bentuknya beragam, mulai dari kekerasan fisik, verbal, sosial, hingga cyberbullying,” ujar Ludovitus yang juga merupakan mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum tersebut.

Melalui pendekatan yang edukatif, mahasiswa KKN mengajak anak-anak untuk memahami dampak buruk perundungan dari kedua sisi, baik bagi korban maupun pelaku. “Harapan kami, mereka dapat belajar saling menghargai satu sama lain sejak bangku sekolah dasar,” tambahnya.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa diberikan materi interaktif mengenai pengenalan jenis-jenis perundungan, dampak psikologis yang ditimbulkan, serta langkah praktis untuk mencegahnya. Mahasiswa juga mengajarkan cara aman bagi siswa untuk melaporkan tindakan perundungan kepada guru atau orang tua jika mereka melihat atau mengalaminya.

Inisiatif ini mendapat apresiasi tinggi dari pihak sekolah. Kepala SDK Kenari, Ambros Djeleman, mengaku sangat bersyukur atas kehadiran dan kepedulian para mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Kupang.

“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran adik-adik mahasiswa. Harapan kami, materi yang disampaikan dapat dipahami dengan baik oleh siswa-siswi kami, sehingga ke depannya tidak ada lagi tindakan bullying antarsesama siswa di sekolah ini,” ungkap Ambros.

Baca Juga:  Pelaku pengeroyokan: Silakan lapor di Polisi, kami tidak takut, kami banyak uang

Melalui program kerja ini, mahasiswa KKN UMK berharap dapat membantu menciptakan iklim sekolah yang aman, nyaman, dan ramah anak, serta menumbuhkan rasa peduli antarsesama generasi muda di Desa Tiwu Nampar.

Penulis : Tim Infokini

Editor : Tim Infokini

Berita Terkait

Kuasa Hukum MS Angkat Bicara Luruskan Kronologi Pertemuan di Gorontalo
Syukur Atas Berkat Setahun, Masyarakat Gendang Sangka Gelar Ritual Adat Penti
Kecelakaan Kapal Wisata Berulang di Labuan Bajo, Sergius Try Deddy Soroti Koordinasi KSOP dan Dishub
Dugaan Selingkuh Oknum Kades dan Bu Bidan Puskesmas: Homestay Jadi Saksi Akhir Cinta Terlarang dan Berakhir di Tangan Polisi
Bahas RAPBD 2027, Ali Sehidun: Program Pemerintahan Harus Efektif dan Dirasakan Rakyat
Dugaan Skandal Perselingkuhan Oknum Kades di Labuan Bajo Terbongkar, Kabur Saat Digerebek Suami Sah
Kades Batu Cermin Desak Pemerintah Pusat Segera Tetapkan Batas Tanah Bandara Komodo
Operasi KM Feronia: Tim SAR Gabungan Perluas Jaringan Pencarian hingga Dasar Laut Tatawa Besar

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:40 WITA

Kuasa Hukum MS Angkat Bicara Luruskan Kronologi Pertemuan di Gorontalo

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:58 WITA

Syukur Atas Berkat Setahun, Masyarakat Gendang Sangka Gelar Ritual Adat Penti

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:53 WITA

Kecelakaan Kapal Wisata Berulang di Labuan Bajo, Sergius Try Deddy Soroti Koordinasi KSOP dan Dishub

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:35 WITA

Dugaan Selingkuh Oknum Kades dan Bu Bidan Puskesmas: Homestay Jadi Saksi Akhir Cinta Terlarang dan Berakhir di Tangan Polisi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:14 WITA

Bahas RAPBD 2027, Ali Sehidun: Program Pemerintahan Harus Efektif dan Dirasakan Rakyat

Berita Terbaru