MBELILING – Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Wae Jare resmi menggelar rapat pleno terbuka pengundian dan penetapan nomor urut calon kepala desa untuk periode 2026 – 2034 mendatang. Proses pengundian nomor urut ini dipimpin langsung oleh Ketua Panitia Penyelenggara, Muhamad Hamja, di Kantor Desa Wae Jare, Kecamatan Mbeliling, Manggarai Barat pada, kamis 6/8/2026.
Dalam undian tersebut, calon kepala desa Antonius Yulianto Hardi secara resmi mendapatkan nomor urut 01, Mikael Jaman 02, Agustinus Valen 03 dan Al Saleh Mat 04. Acara yang berlangsung di Kantor Desa Wae Jare, berjalan dengan tertib, aman, dan penuh rasa kekeluargaan.
Prosesi pengundian ini dihadiri oleh jajaran panitia pilkades, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), para calon kepala desa, serta tokoh masyarakat setempat.
Muhamad Hamja selaku Ketua Panitia menegaskan bahwa seluruh tahapan undian telah dijalankan secara transparan, adil, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Penetapan nomor urut ini menjadi legalitas formal bagi para calon untuk mulai menyosialisasikan diri kepada masyarakat.
Setelah resmi mengantongi nomor urut 01, pria yang akrab disapa Lian Hardi ini menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kelancaran seluruh proses pencabutan nomor. Bagi dirinya, angka satu bukan sekadar angka biasa, melainkan sebuah simbol persatuan dan representasi dari langkah awal yang baik untuk membawa perubahan positif bagi seluruh warga Desa Wae Jare.
“Nomor urut 01 ini adalah amanah sekaligus simbol bahwa kita harus bersatu demi kemajuan Desa Wae Jare. Saya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif selama seluruh tahapan pemilihan berlangsung,” ujar Lian Hardi melalui pesan WhatsApp pada Kamis (6/8/2026).
Bagi pria yang akrab disapa Lian Hardi ini, kontestasi politik di tingkat desa harus menjadi ajang adu gagasan yang sehat, bukan pemicu perpecahan antartetangga maupun keluarga. Ia menegaskan bahwa menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) adalah tanggung jawab bersama demi kenyamanan hidup di Desa Wae Jare.
“Saya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif selama seluruh tahapan pemilihan berlangsung. Pesta demokrasi ini harus kita lewati dengan riang gembira dan penuh rasa kekeluargaan,” lanju Lian Hardi.
Proses pengundian nomor urut yang berlangsung di Kantor Desa Wae Jare ini dipimpin langsung oleh Ketua Panitia Penyelenggara, Muhamad Hamja. Acara berjalan dengan sangat tertib, aman, dan sarat dengan nuansa kekeluargaan. Agenda penting ini turut dihadiri oleh jajaran panitia Pilkades, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), para calon kepala desa, serta tokoh masyarakat setempat.
Masyarakat Desa Wae Jare menyambut tahapan krusial ini dengan penuh antusias. Berdasarkan agenda resmi yang telah disusun oleh panitia, setelah penetapan nomor urut ini, para calon kepala desa akan segera memasuki masa kampanye dialogis.
Sesuai agenda panitia, setelah penetapan nomor urut, para calon kepala desa akan memasuki masa kampanye dialogis untuk memaparkan visi, misi, dan program kerja unggulan mereka kepada warga sebelum hari pemungutan suara tiba.
Penulis : Tim Infokini
Editor : Tim Infokini






