Tunjukkan Soliditas, Ketua DPW PAN NTT Pimpin Langsung Rakerda dan Pelantikan DPC se-Manggarai Barat

- Redaksi

Rabu, 12 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ahmad Yohan, Ketua DPW PAN – NTT saat Sambutan pada RAKERDA dan Pelantikan DPC PAN Manggarai Barat.

Ahmad Yohan, Ketua DPW PAN – NTT saat Sambutan pada RAKERDA dan Pelantikan DPC PAN Manggarai Barat.

LABUAN BAJO — Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Nusa Tenggara Timur (NTT), Ahmad Yohan, memberikan penegasan penting bagi seluruh kader PAN saat menghadiri rangkaian Rakerda dan Pelantikan DPC PAN untuk 12 Wilayah se-Kabupaten Manggarai Barat, yang berlangsung di Aula Kopdit Suka Damai, Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo, pada Rabu (12/8/2026).

Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Manggarai Barat resmi digelar dengan dihadiri oleh jajaran petinggi Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Nusa Tenggara Timur (NTT) diantaranya, Sekretaris Wilayah (Sekwil), Marthen Lenggu, Ronsianus Marut,
Anggota DPRD Provinsi NTT, Ibu Jimur Siena Katrina, dari Fraksi PAN.

Kehadiran jajaran teras DPW PAN NTT menjadi momentum penting bagi kader akar rumput dalam menyusun program kerja strategis ke depan. Pelantikan pengurus DPC dari seluruh kecamatan di Manggarai Barat ini bertujuan untuk memperkuat struktur organisasi dalam menghadapi agenda politik mendatang. Kehadiran lengkap para pimpinan tingkat kecamatan ini menunjukkan soliditas dan kesiapan total mesin partai di tingkat bawah.

Ahmad Yohan saat Prosesi Pelantikan Ketua DPC PAN Manggarai Barat di Aula Suka Damai.

Prosesi pelantikan berjalan sakral yang ditandai dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) kepengurusan dan pengambilan sumpah jabatan. Acara dilanjutkan dengan penyerahan bendera pataka partai secara simbolis oleh Ketua DPW PAN NTT kepada para ketua DPC yang baru dilantik secara serentak. Para Ketua DPC menyatakan kesiapannya untuk mengibarkan panji-panji partai di wilayah masing-masing.

Ahmad Yohan, dalam sambutannya, ia meminta seluruh mesin partai dan relawan bergerak secara konkret, terstruktur, dan tidak terjebak pada retorika kemenangan pemilu semata.

“Dalam kesempatan yang berharga ini, saya ingin menegaskan satu hal penting: kita sebagai kader PAN harus bekerja secara nyata. Menghadapi kontestasi politik, kerja kita tidak boleh hanya sekadar berbicara bahwa kita mau menang pemilu. Mengapa saudaraku Marselus (anggota DPRD) mau maju lagi menjadi anggota DPRD Provinsi? Mengapa kita membentuk struktur yang rapi dan merekrut relawan yang banyak? Semua ini bukan cuma sekedar formalitas itu,” ungkap Ahmad Yohan, di hadapan ratusan relawan PAN Manggarai Barat, Rabu(12/8/2026).

Baca Juga:  Kantongi Nomor Urut 01, Calon Kades Wae Jare Lian Hardi Serukan Pesan Pilkades Damai

Anggota DPR RI tiga periode ini secara jujur mengakui dinamika di lapangan dalam membangun kekuatan politik. Baginya, relawan memiliki esensi mendalam yang bergerak atas dasar ketulusan, bukan sekadar mesin pencari suara.

“Kita harus jujur dan tahu diri, mereka yang datang ini walaupun berstatus sebagai relawan, belum tentu juga bisa mencari suara yang banyak. Betul atau tidak? Mengapa mereka disebut relawan? Karena relawan itu artinya rela dan tidak melawan lagi! Nama relawan itu lahir karena gerakan ini dibangun atas dasar kebersamaan, keikhlasan, dan kesungguhan untuk berjuang bersama Partai Amanat Nasional,” jelasnya.

Ahmad Yohan membagikan pengalamannya selama bertahun-tahun mengitari wilayah NTT. Luasnya wilayah membuat jangkauan kerja politik sering kali terhambat, sehingga kehadiran relawan menjadi vital untuk memperpendek jarak dengan masyarakat terkecil.

“Saya berdiri di sini berbicara berdasarkan pengalaman. Saya menjadi anggota DPR RI ini sudah masuk periode ketiga. Pada periode-periode kemarin, saya sudah berputar hampir ke banyak tempat. Namun rasa-rasanya, basis yang benar-benar paten itu baru sekitar 20% dari keseluruhan pilihan. Kita sudah putar bolak-balik, kiri-kanan, dengan mengerahkan tenaga yang banyak, pikiran yang luar biasa, serta sumber daya yang luar biasa. Tetapi kenyataannya, kita belum bisa menjangkau semua lapisan masyarakat secara cepat,” tambahnya.

Oleh karena itu, ia menganalogikan relawan sebagai panca indra partai yang wajib mendeteksi setiap kesulitan warga di daerah terpencil. Struktur dan jaringan relawan yang sistematis akan menjadi jembatan dan pintu masuk bagi solusi konkret penanganan masalah di kampung-kampung.

“Di sinilah pentingnya kehadiran Partai Amanat Nasional yang bisa berbuat untuk banyak orang. Inilah alasan mendasar kemudian kita membentuk jaringan relawan. Relawan ini adalah matanya Partai Amanat Nasional dan telinganya Partai Amanat Nasional di tempat yang paling jauh di akar rumput. Sebab, di luar sana mungkin banyak masyarakat yang tidak punya akses. Kalau mereka punya masalah, mereka mau ngomong sama siapa? Mau mengeluh kepada siapa?” tanyanya retoris.

Baca Juga:  Dibalik Megahnya Mawatu Resort, Ternyata Masih Menyisakan Ratusan Juta Hak Pekerja Sup Kontraktor Lokal Yang Belum Bibayar

“Jika kita mau jujur, ketika struktur dan relawan ini ditata secara rapi dengan baik dan sistematis, maka masyarakat di pelosok kampung akan memiliki pintu dan akses. Ketika mereka menghadapi persoalan di kampung halaman, mereka tahu ke mana harus menyampaikannya. Hari ini, Rumah PAN telah disiapkan sebagai rumah besar untuk seluruh masyarakat Manggarai Barat. Ini adalah tempat di mana aspirasi warga bisa disampaikan dan diperjuangkan,” lanjut Ahmad Yohan.

Ia juga memaparkan bukti komitmen konkret PAN di tingkat pusat yang berhasil mengawal anggaran triliunan rupiah masuk ke wilayah NTT demi mendongkrak perekonomian lokal dan menciptakan belasan ribu lapangan kerja baru.

“Kita patut bersyukur atas apa yang telah kita perjuangkan bersama. Sebagai bukti nyata kerja PAN untuk NTT, kemarin melalui koordinasi di pusat, kita mendorong anggaran sebesar Rp1,2 Triliun untuk pembangunan industri garam di Rote, yang mudah-mudahan bisa segera dikunjungi. Kita juga mendorong anggaran sebesar Rp1,2 Triliun untuk pembangunan budidaya udang di Sumba Timur (Waingapu). Sektor Kelautan dan Perikanan ini mendapatkan perhatian besar, di mana Wakil Ketua Umum PAN kebetulan berada di komisi terkait, dan salah satunya saya, Ahmad Yohan, yang ikut mengawal turunnya anggaran tersebut,” paparnya.

Menurutnya, kucuran dana jumbo ini ditargetkan murni untuk masa depan generasi muda NTT. “Untuk apa semua anggaran triliunan ini diturunkan? Agar kalau industri udang ini berjalan, ekonomi berjalan, dan daerah-daerah di NTT ini maju, proyek ini akan membuka hingga 18.000 lapangan pekerjaan untuk anak-anak NTT,” tegasnya.

Menutup pidato politiknya, Ahmad Yohan menggarisbawahi bahwa keterbatasan kursi legislatif di tingkat daerah saat ini bukanlah hambatan bagi PAN untuk terus berbuat baik dan berkontribusi membangun wilayah Manggarai Barat secara kolektif bersama partai politik lainnya.

Baca Juga:  Potensi PAD Hilang, Hasanudin Soroti Kapal Wisata Tak Berizin di Labuan Bajo

“Meskipun saat ini perolehan kursi PAN di Manggarai Barat baru berjumlah 2 kursi, PAN berkomitmen penuh untuk terus memberikan dorongan dan dukungan pembangunan kepada Manggarai Barat, tentu dengan bersinergi bersama partai-partai politik yang lain. Hari ini bukan saatnya kita hanya sekadar percaya diri tanpa dasar. Hari ini adalah pembuktian bahwa kita semua berada di rumah besar—sebuah rumah yang bisa memberikan harapan nyata kepada seluruh masyarakat. Dan PAN Manggarai Barat harus selalu siap berdiri tegak sebagai pendengar setia sekaligus eksekutor bagi aspirasi rakyat,” pungkas Ahmad Yohan.

Rangkaian Rakerda dan Pelantikan DPC PAN se-Kabupaten Manggarai Barat ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting daerah. Tampak hadir di kursi undangan para petinggi partai politik lokal, di antaranya Ketua DPC Partai Demokrat Manggarai Barat Rikardus Jehani, perwakilan PDIP Silvester Syukur, perwakilan Partai Bulan Bintang (PBB) Mahmud, serta unsur Forkopimda Kabupaten Manggarai Barat.

 

Penulis : Tim Infokini

Editor : Tim Infokini

Berita Terkait

Suasana Rakerda PAN Manggarai Barat: Ratusan Kader Penuhi Aula Kantor Suka Damai
Ketua PN Labuan Bajo Tegaskan Aanmaning Kedua Lahan Wae Cicu Belum Masuk Tahap Eksekusi
PSSI Cup II Manggarai Barat: Krisna FC Bungkam PS Menjaga Dua Gol Tanpa Balas
Sambangi SDN Jati Makmur, Mahasiswa KKN UM Kupang Beri Motivasi Pendidikan Masa Depan
Antisipasi Aksi Anarkis, Kapolres Manggarai Barat Turun Lapangan Pimpin Simulasi Pengamanan Massa
Pencuri Gasak 2 Ton Biji Katak Porang di Kecamatan Boleng, Polsek Komodo Terus Selidiki Terduga Pelaku
PSSI Cup II: Monster Mbeliling Bungkam Gladiator FC Empat Gol Tanpa Balas
Menang Mutlak di Pilkades PAW, Abdul Rahman Siap Dilantik Jadi Kades Mata Wae 12 Agustus

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:45 WITA

Tunjukkan Soliditas, Ketua DPW PAN NTT Pimpin Langsung Rakerda dan Pelantikan DPC se-Manggarai Barat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:34 WITA

Suasana Rakerda PAN Manggarai Barat: Ratusan Kader Penuhi Aula Kantor Suka Damai

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:47 WITA

Ketua PN Labuan Bajo Tegaskan Aanmaning Kedua Lahan Wae Cicu Belum Masuk Tahap Eksekusi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:14 WITA

PSSI Cup II Manggarai Barat: Krisna FC Bungkam PS Menjaga Dua Gol Tanpa Balas

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:57 WITA

Sambangi SDN Jati Makmur, Mahasiswa KKN UM Kupang Beri Motivasi Pendidikan Masa Depan

Berita Terbaru