Turun Langsung ke Flores, Gaya Kepemimpinan Dialogis Wapres Gibran Bawa Solusi Nyata

- Redaksi

Minggu, 23 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wapres Gibran, tinjau lansung Korban Gempa di Flores.

Wapres Gibran, tinjau lansung Korban Gempa di Flores.

LABUAN BAJO – Kedatangan Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, di lokasi bencana di Flores mendapat apresiasi mendalam dari tokoh masyarakat, Florianus Surion Adu, yang akrab disapa Feri Adu. Respon cepat yang ditunjukkan oleh Wapres dinilai sebagai representasi kepedulian nyata sekaligus obat penawar besar bagi psikis warga yang tengah menghadapi masa-masa sulit akibat musibah Gempa Flores di NTT. Minggu (23/8/2026).

Isak tangis haru menyelimuti kedatangan Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, saat meninjau langsung para korban terdampak gempa bumi di Pulau Flores. Kehadiran orang nomor dua di Indonesia ini menjadi momen emosional bagi masyarakat yang sedang berduka di posko pengungsian.

Suasana haru begitu terasa ketika Wapres Gibran menyusuri tenda-tenda darurat untuk menyapa dan memeluk warga satu per satu. Tangisan warga pecah karena merasa tersentuh oleh kepedulian nyata sang pemimpin muda yang bersedia turun langsung ke lapangan demi mendengarkan keluh kesah mereka di tengah masa sulit.

Kunjungan tanggap darurat yang menyasar beberapa titik krusial di Flores ini membuktikan hadirnya negara secara langsung di tengah-tengah masyarakat yang sedang berduka. Sebagai pemimpin muda, Gibran dinilai memiliki energi tinggi dan ketahanan fisik yang prima. Hal ini memungkinkannya untuk turun tangan langsung ke lapangan, meninjau dampak kerusakan, serta membuka ruang dialog yang hangat dengan para korban.

Selain kehadiran pemerintah pusat, kepedulian juga datang dari berbagai penjuru tanah air. Kehadiran para kepala daerah dari wilayah lain, termasuk gubernur dari provinsi luar, untuk merespon dan melihat langsung penderitaan warga di Flores mencerminkan tingginya semangat kemanusiaan dan soliditas antardaerah di Indonesia.

Di sisi lain, pemerintah menegaskan bahwa penanganan pascabencana wajib berbasis skala prioritas. Penyediaan tempat tinggal atau hunian layak bagi warga yang rumahnya hancur total menjadi fokus utama yang didahulukan, mengungguli bentuk bantuan lain yang dinilai kurang mendesak saat ini.

Baca Juga:  Babinsa Candra Kirana monitoring Penggusuran Lahan Pembangunan kantor KDKMP di Kec. Boleng Desa Golo Ketak

Di balik duka yang mendalam, bencana ini juga dipandang sebagai momentum refleksi bersama bagi masyarakat Flores dan Nusa Tenggara Timur (NTT) secara keseluruhan. Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi semua pihak untuk memperkuat komitmen dalam menjaga kelestarian alam demi mencegah potensi bencana di masa depan.

“Kehadiran fisik para pemimpin di tengah-tengah warga adalah obat besar. Kami optimis, dengan pendekatan langsung, dialogis, dan penanganan yang memprioritaskan kebutuhan dasar seperti perumahan warga, pemulihan di Flores akan berjalan dengan baik,” ujar Feri Adu. Minggu (23/8/26).

Masyarakat kini berharap agar pemerintah bersama seluruh unsur terkait terus mengoptimalkan jalur koordinasi. Sinergi yang kuat diharapkan mampu mempercepat proses penyaluran bantuan serta rehabilitasi infrastruktur, khususnya hunian warga, secara tepat sasaran demi kebangkitan dan pemulihan total masyarakat Flores.

Penulis : Tim Infokini

Editor : Tim Infokini

Berita Terkait

Soroti Masalah Desil KIP Kuliah, Anggota DPD Stevi Harman Perjuangkan Nasib Mahasiswa Terdampak Gempa Flores
Perjuangkan Pendidikan NTT, Stevi Harman Dorong Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Sekolah Rusak Akibat Gempa
Pemdes Batu Cermin, Terima Kunjungan Ketua Pembina Posyandu NTT, Ibu Asty Laka Lena
Gandeng DWP Pusat, Ketua DWP NTT Ny. Fatinci Reynilda Sodo Tinjau Langsung Warga Terdampak Gempa di Manggarai Timur
Seret Nama Ivon Burhan di Media Sosial, Terlapor EH Kini Menyandang Status Tersangka
Mantan Pejabat Mabar Diduga Pungut Sewa Ilegal Puluhan Juta Rupiah Kepada Pelaku Usaha Kecil di Wae Mata
Kasus Penganiayaan Warga Rangko oleh Oknum TNI Resmi Dilaporkan ke Polda NTT, Kuasa Hukum Desak Denpom Kupang Bertindak Cepat
Pemerintah Desa Batu Cermin Mengajak Warga Perkokoh Persatuan di Hari Kesaktian Pancasila 2026

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:58 WITA

Soroti Masalah Desil KIP Kuliah, Anggota DPD Stevi Harman Perjuangkan Nasib Mahasiswa Terdampak Gempa Flores

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:40 WITA

Perjuangkan Pendidikan NTT, Stevi Harman Dorong Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Sekolah Rusak Akibat Gempa

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:06 WITA

Pemdes Batu Cermin, Terima Kunjungan Ketua Pembina Posyandu NTT, Ibu Asty Laka Lena

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:30 WITA

Gandeng DWP Pusat, Ketua DWP NTT Ny. Fatinci Reynilda Sodo Tinjau Langsung Warga Terdampak Gempa di Manggarai Timur

Minggu, 4 Oktober 2026 - 00:47 WITA

Seret Nama Ivon Burhan di Media Sosial, Terlapor EH Kini Menyandang Status Tersangka

Berita Terbaru