LABUAN BAJO – Perseteruan antara Pater Marsel Agot, melawan Alosius Oba semakin sengit. Apalagi setelah Pater Marsel Agot telah melaporkan Alosius Oba dan 3 karyawannya yang berjaga di lokasi tanah milik Alo Oba di Batu Gosok, Kelurahan Labuan Bajo, NTT telah dilaporkan ke Polres Mabar pada Kamis, 05 February 2026.
Jika sebelumnya Pater Marsel Agot mendesak Alo Oba dan Mansur (salah satu karyawan Alo Oba) untuk meminta maaf kepada dirinya, kini giliran Alosius Oba yang memberikan ultimatum kepada Pater Marsel Agot untuk meminta maaf baik kepada dirinya juga kepada 3 karyawannya yang berjaga di lokasi dalam waktu 2 kali 24 jam.
Apabila Pater Marsel Agot tidak meminta maaf maka dirinya akan melaporkan kepada Keuskupan Labuan Bajo dan Keuskupan Agung Jakarta ihwal dugaan pengancaman kepada dirinya dan karyawannya. Selain itu, Alo Oba juga akan melaporkan kasus dugaan pengancaman tersebut kepada pihak kepolisian.
“Mulai malam ini Pater Marsel Agot harus minta maaf kepada saya dalam waktu 2 x 24 jam. Ketika itu dia lakukan saya akan paham dari sisi kemanusiaan bahwa orang ini dengan segala kurang dan lebihnya bahwa apa yang dia sampaikan di lapangan itu tidak benar,” ujar Alosius Oba kepada Wartawan di Labuan Bajo pada Kamis, 05 February 2026.
Ia menjelaskan bahwa upaya pengaduan kepada pihak Keuskupan di Labuan Bajo dan Keuskupan Agung Jakarta mengingat Pater Marsel Agot adalah seorang biarawan yang punya struktur hierarki kepemimpinan.
“Karena saya tahu dia (Pater Marsel Agot) itu seorang biarawan, maka secara struktur akan menyampaikan kepada seluruh Keuskupan bahkan sampai Jakarta. Lalu saya akan laporkan ke Polres (Mabar) Polda (NTT), dan Mabes Polri malah. Saya siap melaporkan dia,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa ihwal pengaduannya kepada Uskup Labuan Bajo yakni terkait dugaan intimidasi atau ancaman yang diduga dilontarkan oleh Pater Marsel Agot saat mendatangi lokasi tanahnya pada 27 Januari lalu.
“Dia intimidasi, menakut nakutkan sampai saya punya anak yang yang ditugaskan jaga di lokasi (tanah miliknya di Batu Gosok, Kelurahan Labuan Bajo) mereka lemah,” ujarnya.
Sementara itu, Alo Oba justeru tidak mau ambil pusing ihwal laporan polisi yang dilayangkan oleh Pater Marsel Agot kepada dirinya dan karyawannya. Menurut Alo Oba, laporan polisi tersebut sebagai gertak yang hanya sekedar menakut nakuti dirinya.
“Saya tahu trak triknya dia. Dia (melaporkan ke polisi) untuk (mencari) membenarkan dirinya dengan menghadirkan banyak masa pendukung pendukungnya dia tapi saya tidak melihatnya itu. Dari sisi kemanusiaannya saya tetap menghargai. Pertama saya berikan waktu buat dia, untuk dia meminta maaf kepada saya,” ujar Alo Oba.
Penulis : Tim Infokini
Editor : Tim Infokini






