Bupati Manggarai Barat Menyampaikan Ajakan Kolaborasi Dengan Gereja di Seminari Tinggi Ritapiret

- Redaksi

Jumat, 20 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, menghadiri pertemuan strategis bersama para Uskup se-Provinsi NTT.

Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, menghadiri pertemuan strategis bersama para Uskup se-Provinsi NTT.

MAUMERE – Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, menghadiri pertemuan strategis bersama para Uskup se-Provinsi Gerejawi Ende dan Bupati se-daratan Flores-Lembata di Seminari Tinggi St. Petrus Ritapiret, Kamis (12/3/2026).

Dalam forum tersebut, Bupati yang akrab disapa Edi ini memaparkan visi kolaboratif antara pemerintah dan Gereja untuk menjawab tantangan sosial-ekonomi di NTT.

Dilansir dari Pena Katolik, Bupati Manggarai Barat mengungkapkan bahwa, pertumbuhan ekonomi Manggarai Barat mencapai angka progresif 6,11% pada 2025. Namun, ia menekankan tantangan besar pada struktur ekonomi yang masih didominasi sektor mentah. “Industri pengolahan kita baru 0,54%. Transformasi nilai tambah adalah keharusan agar masyarakat tidak sekadar jadi penonton,” tegasnya.

Dua sektor kunci yang disoroti adalah pariwisata Labuan Bajo yang menembus 500.000 wisatawan pada 2025, serta potensi ekonomi Rp 400 miliar dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Peluang ini, menurut Edi, harus ditangkap oleh petani dan nelayan lokal melalui penguatan SDM.

Terkait pendidikan, Ketua DPW NasDem NTT ini mendorong penguatan SMK dan revitalisasi pendidikan Katolik. Ia mengusulkan model sekolah Katolik negeri sebagai solusi pendanaan dan tata kelola berkelanjutan. Hal ini dinilai krusial untuk menekan angka migrasi ilegal dan perdagangan orang.

“Jika masyarakat punya keterampilan dan peluang ekonomi terbuka, migrasi menjadi pilihan bermartabat, bukan keterpaksaan,” imbuhnya.

Menutup paparannya, Edi menegaskan pentingnya sinergi otoritas agama dan sipil. “Umat bagi Gereja adalah masyarakat bagi pemerintah. Ketika kita melayani subjek yang sama secara bersama-sama, masa depan NTT yang lebih baik akan terwujud,” pungkasnya.

Baca Juga:  Bupati Manggarai Barat perintahkan Kadis Tenaga kerja Theresia P. Asmon, bagi Pelaku UMKM yang hanya memperburuk citra pariwisata, tutup!

Penulis : Tim Infokini

Editor : Tim Infokini

Sumber Berita : Pema Katolik

Berita Terkait

Ribuan Umat Katolik Hadiri Misa Jumat Agung di Paroki Sta Theresia Marombok
Gema Takbir Membelah Malam, Suasana Syahdu Selimuti Sudut Kota, Ini Pesan Refleksi Kades Golo Mori
Menteri Agama RI Mendukung Indonesia Menjadi Tuan rumah Pertemuan Besar Para Uskup Se-Asia
Sebanyak 28 Kepala Keluarga di wilayah Paroki Katedral Roh Kudus Labuan Bajo mendapatkan kado Natal

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 19:26 WITA

Ribuan Umat Katolik Hadiri Misa Jumat Agung di Paroki Sta Theresia Marombok

Sabtu, 21 Maret 2026 - 02:04 WITA

Gema Takbir Membelah Malam, Suasana Syahdu Selimuti Sudut Kota, Ini Pesan Refleksi Kades Golo Mori

Jumat, 20 Maret 2026 - 13:05 WITA

Bupati Manggarai Barat Menyampaikan Ajakan Kolaborasi Dengan Gereja di Seminari Tinggi Ritapiret

Jumat, 20 Maret 2026 - 12:50 WITA

Menteri Agama RI Mendukung Indonesia Menjadi Tuan rumah Pertemuan Besar Para Uskup Se-Asia

Selasa, 23 Desember 2025 - 14:01 WITA

Sebanyak 28 Kepala Keluarga di wilayah Paroki Katedral Roh Kudus Labuan Bajo mendapatkan kado Natal

Berita Terbaru