Reses dipadang Persawahan Warga, Dr. Kanisius Jehabut, tugas wakil rakyat adalah menjembatani harapan dengan kebijakan

- Redaksi

Minggu, 21 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

LABUAN BAJO — Jika kegiatan reses Anggota DPRD Kabupaten biasanya dilaksanakan di halaman rumah warga atau Gedung yang ada di desa. Berbeda halnya dengan salah satu Anggota DPRD Manggarai Barat dari Partai Gerinda Dr. Kanisius Jehabut, MH yang menggelar Reses masa persidangan I tahun Anggaran 205-2026 di Desa Pantar, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, yang lokasinya di ladang Persawahan warga pada,

Sabtu, 20 Desember 2025

Kegiatan reses DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Manggarai Barat seringkali dilaksanakan di rumah warga atau tempat yang sangat megah di daerah pemilihannya (dapil) untuk menyerap aspirasi, keluhan, dan masukan langsung dari masyarakat, termasuk masalah pertanian dan infrastruktur, agar dapat ditindaklanjuti menjadi kebijakan pembangunan yang tepat sasaran. Namun kegiatan Reses kali ini Kanisius Jehabut melaksanakan kegiatan Reses Masa Sidang I di Desa Pantar dilaksanakan di tempat yang sangat sederhana untuk mendengar langsung kebutuhan, saran, dan kritik dari masyarakat terkait pembangunan dan pelayanan publik dan melihat secara lansung kondisi riil di lapangan, termasuk masalah pertanian, jalan rusak, atau penerangan.

Dikutip dari Postingan akun Facebook milik @Kanisius Jehabut, Reses kali ini tidak berlangsung di aula, tidak pula di balik meja dan kursi resmi.

Kali ini kegiatan Reses dilaksanakan di bawah rerindangan pohon, di tepi kebun dan hamparan sawah Desa Pantar, Kecamatan Komodo. Di sanalah suara rakyat mengalir jujur, tanpa jarak, tanpa sekat. Tulisnya

Warga menyambut dengan suka cita bukan karena kemewahan, tetapi karena harapan masih mereka titipkan kepada salah satu Anggota DPRD Manggarai Barat Dr. Kanisius Jehabut, MH, dari Daerah Pemilihan Satu )Dapil I. Lokasi Reses Kanisius di Tondong Boa dan Sok Rutung.

Baca Juga:  Lantik Pengurus DPC Mabar, Ahmad Yohan: PAN Harus Jadi Rumah yang Aman dan Nyaman untuk Semua

Saya belajar kembali bahwa politik yang paling bermakna adalah mendengar.

Pak Jehamat berbicara tentang tanah yang setia, tetapi belum sepenuhnya diberdayakan. Ia tidak meminta janji mulu, hanya pendampingan bagi petani dan akses modal agar hasil pertanian meningkat. “Petani butuh pengetahuan,”

Bukan sekadar tenaga, tetapi keahlian agar sawah dan kebun tidak lagi berjalan sendiri, melainkan ditemani ilmu. Katanya

 

Salah satu Warga yang menyampaikan Aspirasinya

Diwaktu yang sama Pak Pelipus Supandi menyampaikan kebutuhan yang paling dasar: air minum bersih. Air, yang bagi sebagian orang terasa biasa, di sini masih menjadi harapan yang harus diperjuangkan. Ia juga menuturkan pentingnya akses jalan menuju Dusun Nangga (Pau) jalan agar hasil pertanian bisa bergerak, agar jerih payah petani tidak terhenti di lumpur dan tanjakan. Ditambah lagi, kebutuhan alsintan, agar kerja keras petani tidak selalu bertumpu pada tenaga semata. Tulis Kanisius pada Postingan Facebook-nya

Kepala Desa Pantar Max Suhandi menegaskan hal yang sama. Air bersih dan alsintan menjadi program prioritas desa bukan karena ambisi, tetapi karena kebutuhan nyata warganya.

Di bawah pohon itu, saya menyadari satu hal Pembangunan tidak selalu dimulai dari gedung tinggi atau angka besar di atas kertas. Ia sering lahir dari tanah yang diinjak, dari air yang dicari, dari jalan yang ingin dilewati, dan dari petani yang ingin naik kelas.

Reses ini bukan sekadar mencatat aspirasi. Ia adalah pengingat bahwa tugas wakil rakyat adalah menjembatani harapan dengan kebijakan, agar suara yang lahir di bawah rindang pohon tidak hilang di lorong-lorong kekuasaan.

Karena dari desa, kita belajar arti masa depan.

 

Penulis : Tim Infokini

Editor : Sansiro Petra

Berita Terkait

Final Soekarno Cup 2026: PDIP Serahkan Bantuan Gotong Royong Rp 545 Juta untuk Korban Gempa NTT
Lantik Pengurus DPC Mabar, Ahmad Yohan: PAN Harus Jadi Rumah yang Aman dan Nyaman untuk Semua
Menang Mutlak di Pilkades PAW, Abdul Rahman Siap Dilantik Jadi Kades Mata Wae 12 Agustus
Peta Politik Pilkades Tondong Belang Mengerucut, Tiga Tu’a Golo dan Mantan Kades Solid Dukung Petahana
Kantongi Nomor Urut 01, Calon Kades Wae Jare Lian Hardi Serukan Pesan Pilkades Damai
Orasi Memukau Calon Nomor Urut 2 Fransiskus Vedi: Jangan Terkecoh Janji Manis, Lihat Konsistensi Jangka Panjang!
Pilkades Tondong Belang, Petahana Fransiskus Saverius Vedi Dapat Nomor Urut 02
Quirinus Urudin Dapatkan Nomor Urut 01 pada Proses Pilkades Desa Tondong Belang

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:28 WITA

Lantik Pengurus DPC Mabar, Ahmad Yohan: PAN Harus Jadi Rumah yang Aman dan Nyaman untuk Semua

Minggu, 9 Agustus 2026 - 13:36 WITA

Menang Mutlak di Pilkades PAW, Abdul Rahman Siap Dilantik Jadi Kades Mata Wae 12 Agustus

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:54 WITA

Peta Politik Pilkades Tondong Belang Mengerucut, Tiga Tu’a Golo dan Mantan Kades Solid Dukung Petahana

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:18 WITA

Kantongi Nomor Urut 01, Calon Kades Wae Jare Lian Hardi Serukan Pesan Pilkades Damai

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:10 WITA

Orasi Memukau Calon Nomor Urut 2 Fransiskus Vedi: Jangan Terkecoh Janji Manis, Lihat Konsistensi Jangka Panjang!

Berita Terbaru