Sikap Tegas Tokoh Pemuda Usai Tragedi Dua Wisatawan Jatuh di Jembatan Gantung Air Terjun Cunca Wulang

- Redaksi

Senin, 25 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tokoh Pemuda Manggarai Barat, Rafael Todowela & Filmon Santoso, secara resmi mengeluarkan pernyataan sikap dan seruan moral bersama usai tragedi WNA Austria meninggal di Air Terjun Cunca Wulang.

Tokoh Pemuda Manggarai Barat, Rafael Todowela & Filmon Santoso, secara resmi mengeluarkan pernyataan sikap dan seruan moral bersama usai tragedi WNA Austria meninggal di Air Terjun Cunca Wulang.

LABUAN BAJO – Tragedi robohnya jembatan gantung di kawasan wisata Air Terjun Cunca Wulang yang menewaskan dua wisatawan asal Austria memicu reaksi keras dari berbagai elemen masyarakat. Tokoh Pemuda Kecamatan Mbeliling, Filmon Santoso, bersama Ketua Asosiasi Industri Travel Agent (AITTA) NTT, Rafael Todowela, secara resmi mengeluarkan pernyataan sikap dan seruan moral bersama. Mereka mendesak pemerintah dan pengelola wisata untuk segera melakukan evaluasi total terhadap sistem keamanan destinasi wisata di Flores khususnya di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Discover the Countryside Tour by Komodo Padar Tour — A Hidden Gem Near Labuan Bajo

Kami menyampaikan duka cita mendalam atas tragedi jatuhnya wisatawan di jembatan gantung kawasan wisata Air Terjun Cunca Wulang yang menyebabkan meninggalnya dua wisatawan asal Austria. Peristiwa ini menjadi luka mendalam bagi masyarakat Manggarai Barat dan menjadi perhatian serius bagi dunia pariwisata di Flores dan Nusa Tenggara Timur.

Tokoh Pemuda Kecamatan Mbeliling, Filmon Santoso, menegaskan bahwa tragedi ini tidak boleh dianggap sebagai musibah biasa tanpa adanya evaluasi besar terhadap sistem keamanan destinasi wisata.

“Kami mengecam keras segala bentuk kelalaian dan lemahnya pengawasan terhadap fasilitas wisata yang dapat membahayakan nyawa pengunjung. Keselamatan wisatawan harus menjadi prioritas utama. Jangan sampai destinasi wisata internasional dikelola tanpa standar keamanan yang jelas dan memadai.” tegas Filmon pada, Senin (25/5/2026.

Pernyataan tersebut turut diperkuat oleh Ketua AITTA NTT, Rafael Todowela, yang menyerukan agar pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait segera mengambil langkah nyata untuk mencegah tragedi serupa terulang kembali.

“Pemerintah tidak boleh hanya fokus pada promosi pariwisata, tetapi juga wajib memastikan seluruh infrastruktur wisata berada dalam kondisi aman dan layak digunakan. Harus ada pengawasan serius, maintenance rutin, dan inspeksi berkala terhadap jembatan serta seluruh fasilitas wisata yang digunakan wisatawan.”tegas Rafael.

Baca Juga:  Bupati Mabar Melantik 15 Pejabat Baru, Fatincy Reynilda, S.P, Menjabat Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UKM

Melalui pernyataan bersama ini, kami mendesak pemerintah daerah, dinas terkait, dan pengelola wisata untuk:

Melakukan investigasi menyeluruh dan transparan terhadap penyebab kejadian.

Segera mengevaluasi kondisi seluruh jembatan dan fasilitas wisata di kawasan wisata alam.

Melaksanakan maintenance dan inspeksi berkala terhadap infrastruktur wisata.

Menyediakan standar keselamatan, papan peringatan, SOP evakuasi, dan pengawasan lapangan yang memadai.

Menindak tegas pihak yang terbukti lalai terhadap keselamatan pengunjung.

Kami tidak ingin tragedi ini merusak citra pariwisata Labuan Bajo dan Flores di mata dunia. Pariwisata yang baik bukan hanya tentang keindahan alam, tetapi juga tentang keselamatan, tanggung jawab, dan kemanusiaan.

“Nyawa manusia harus menjadi prioritas utama dalam pembangunan pariwisata.” tutupnya.

Penulis : Tim Infokini

Editor : Tim Infokini

Berita Terkait

Kecelakaan Kapal Wisata Berulang di Labuan Bajo, Sergius Try Deddy Soroti Koordinasi KSOP dan Dishub
Dugaan Selingkuh Oknum Kades dan Bu Bidan Puskesmas: Homestay Jadi Saksi Akhir Cinta Terlarang dan Berakhir di Tangan Polisi
Bahas RAPBD 2027, Ali Sehidun: Program Pemerintahan Harus Efektif dan Dirasakan Rakyat
Operasi KM Feronia: Tim SAR Gabungan Perluas Jaringan Pencarian hingga Dasar Laut Tatawa Besar
Kasus Penganiayaan Warga Rangko oleh Oknum TNI Resmi Dilaporkan ke Polda NTT, Kuasa Hukum Desak Denpom Kupang Bertindak Cepat
Pemerintah Desa Batu Cermin Mengajak Warga Perkokoh Persatuan di Hari Kesaktian Pancasila 2026
Agustinus Valen Menang Pilkades Wae Jare, Pj Kades Berharap Melanjutkan Akses Pembangunan Antarkampung
Hadapi Kotak Kosong dan Rekam Jejak Pembakaran TPS, Dua Desa Ini Dikawal Ketat Menjelang Pilkades Mabar

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:53 WITA

Kecelakaan Kapal Wisata Berulang di Labuan Bajo, Sergius Try Deddy Soroti Koordinasi KSOP dan Dishub

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:35 WITA

Dugaan Selingkuh Oknum Kades dan Bu Bidan Puskesmas: Homestay Jadi Saksi Akhir Cinta Terlarang dan Berakhir di Tangan Polisi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:14 WITA

Bahas RAPBD 2027, Ali Sehidun: Program Pemerintahan Harus Efektif dan Dirasakan Rakyat

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:15 WITA

Operasi KM Feronia: Tim SAR Gabungan Perluas Jaringan Pencarian hingga Dasar Laut Tatawa Besar

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:12 WITA

Kasus Penganiayaan Warga Rangko oleh Oknum TNI Resmi Dilaporkan ke Polda NTT, Kuasa Hukum Desak Denpom Kupang Bertindak Cepat

Berita Terbaru