KUPANG – Sinergi para tokoh Partai Amanat Nasional (PAN) di tingkat nasional mulai membuahkan hasil nyata bagi pembangunan di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Kolaborasi politik tersebut berhasil mendorong masuknya investasi bernilai triliunan rupiah ke bumi Flobamora melalui sejumlah program strategis nasional.
Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua DPW PAN NTT yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Ahmad Yohan. Pernyataan ini disampaikannya saat memberikan sambutan pada agenda Rapat Kerja Daerah (Rakerda), Pelantikan Pengurus DPC, dan Pengukuhan Relawan PAN se-Kota Kupang pada Minggu (2/8/2026).
Dalam pidatonya, Ahmad Yohan menekankan bahwa kekuatan politik harus diwujudkan dalam kerja nyata yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Ia menilai hadirnya investasi besar di NTT merupakan buah manis dari sinergi yang solid antara pemerintah pusat, DPR RI, dan para kader PAN di daerah.
Menurut Ahmad Yohan, perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan NTT saat ini semakin kuat berkat kolaborasi erat sejumlah tokoh PAN yang menduduki posisi strategis di kabinet pemerintahan. Beberapa tokoh yang dimaksud di antaranya adalah Ketua Umum PAN sekaligus Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, serta Wakil Ketua Umum PAN yang juga menjabat sebagai Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto.
Lebih lanjut, ia membeberkan beberapa proyek strategis nasional yang tengah didorong untuk mendongkrak perekonomian NTT. Di antaranya adalah pembangunan Tambak Garam Nasional di Kabupaten Rote Ndao serta proyek budidaya udang terintegrasi (Integrated Shrimp Farming) di Kabupaten Sumba Timur.
Investasi berskala besar ini diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru secara luas, menggerakkan roda perekonomian masyarakat lokal, sekaligus meningkatkan daya saing daerah di kancah nasional.
“Ketika tokoh-tokoh PAN bersatu dan bekerja dalam satu visi, hasilnya mulai dirasakan masyarakat. Investasi triliunan rupiah mulai hadir di NTT. Ini membuktikan bahwa politik harus menghadirkan pembangunan dan kesejahteraan, bukan hanya berbicara tentang kekuasaan,” ujar Ahmad Yohan di hadapan ratusan kader dan relawan yang hadir.
Ia juga mengingatkan bahwa NTT memiliki potensi alam yang sangat besar. Oleh karena itu, seluruh potensi tersebut harus dikelola secara maksimal agar masyarakat setempat tidak hanya menjadi penonton, melainkan menjadi pelaku utama dalam pembangunan ekonomi daerah.
“NTT tidak boleh lagi menjadi daerah yang kaya potensi tetapi tertinggal dalam pemanfaatan. Kita harus memastikan setiap program strategis membawa manfaat nyata bagi rakyat,” tegasnya.
Mengakhiri sambutannya, Ahmad Yohan mengajak seluruh kader PAN Kota Kupang untuk menjadikan momentum Rakerda dan pelantikan ini sebagai ajang memperkuat konsolidasi organisasi. Ia meminta soliditas internal partai harus berjalan beriringan dengan perjuangan menghadirkan kebijakan, investasi, dan program yang benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat.
“Melalui semangat kebersamaan, PAN berkomitmen terus menjadi bagian dari perjuangan menghadirkan NTT yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera,” pungkas Ahmad Yohan.
Penulis : Tim Infokini
Editor : Tim Infokini






