Aiman ditahan, seorang pria yang diduga oknum anggota TNI berpangkat Letnan Satu (Lettu) mendatangi markas kepolisian

- Redaksi

Senin, 26 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Info-kini.com GORONTALO – Suasana di Gedung Direktorat Perawatan Tahanan dan Barang Bukti (Dit Tahti) Polda Gorontalo mendadak tegang pada Sabtu sore (24/1/2026). Seorang pria yang diduga oknum anggota TNI mendatangi markas kepolisian tersebut dengan tujuan yang tidak biasa, meminta pembebasan seorang tahanan.

Dilansir dari Jejakpos.id Peristiwa bermula sekitar pukul 15.30 WITA. Pria tersebut mengidentifikasi dirinya sebagai Lettu Gerald Orchidio Hardy Hishaputra. Kepada petugas jaga, ia mengaku berpangkat Letnan Satu (Lettu) dan berdinas di Korem 133/Nani Wartabone (NW).

Kedatangannya bertujuan untuk menjemput dan memaksa petugas mengeluarkan seorang tahanan bernama Amin Ramadhan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Amin Ramadhan merupakan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara sekaligus alumni IPDN yang saat ini sedang menjalani proses hukum pemerkosaan terhadap siswa SMK berusia 17 tahun.

Motif Hubungan Keluarga, Lettu Gerald menyatakan bahwa tujuannya membantu Amin Ramadhan adalah karena ikatan keluarga. Ia mengklaim bahwa tahanan tersebut merupakan sepupunya.

Namun, upaya tersebut terbentur pada prosedur hukum yang ketat. Sebagai informasi, Amin Ramadhan saat ini ditahan atas dugaan keterlibatan dalam kasus kekerasan seksual, sebuah tindak pidana berat yang menjadi atensi publik dan aparat penegak hukum.

Pihak Polda Gorontalo tetap menjalankan prosedur sesuai SOP penahanan. Mengingat kasus yang menjerat Amin Ramadhan berkaitan dengan kekerasan seksual, tidak ada mekanisme.

“penjemputan” secara paksa atau sepihak di luar jalur hukum resmi, terlebih perkara ini melibatkan perlindungan terhadap korban.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi lebih lanjut dari pihak Korem 133/NW terkait keabsahan status keanggotaan pria tersebut maupun tindakan indisipliner yang mungkin dilakukan. Kasus ini kini menjadi sorotan karena adanya dugaan upaya intervensi terhadap proses peradilan oleh oknum aparat.

Baca Juga:  ASN Pesta Miras, Koordinator FPM Lorens Logam Siap Aksi Unjuk Rasa Menuntut Sekda Mabar Copot Ketiga ASN Tersebut

Penulis : Tim Infokini

Editor : Sansiro Petra

Sumber Berita : Jekakpos.id

Berita Terkait

Sukses Gelar Pelatihan Menjahit 26 Hari, Kadis UMKM Manggarai Barat Buka Jalan Kemandirian Ekonomi bagi Kaum Perempuan di Lembor
Kuasa Hukum MS Angkat Bicara Luruskan Kronologi Pertemuan di Gorontalo
Syukur Atas Berkat Setahun, Masyarakat Gendang Sangka Gelar Ritual Adat Penti
Kecelakaan Kapal Wisata Berulang di Labuan Bajo, Sergius Try Deddy Soroti Koordinasi KSOP dan Dishub
Dugaan Selingkuh Oknum Kades dan Bu Bidan Puskesmas: Homestay Jadi Saksi Akhir Cinta Terlarang dan Berakhir di Tangan Polisi
Bahas RAPBD 2027, Ali Sehidun: Program Pemerintahan Harus Efektif dan Dirasakan Rakyat
Dugaan Skandal Perselingkuhan Oknum Kades di Labuan Bajo Terbongkar, Kabur Saat Digerebek Suami Sah
Kades Batu Cermin Desak Pemerintah Pusat Segera Tetapkan Batas Tanah Bandara Komodo

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:44 WITA

Sukses Gelar Pelatihan Menjahit 26 Hari, Kadis UMKM Manggarai Barat Buka Jalan Kemandirian Ekonomi bagi Kaum Perempuan di Lembor

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:40 WITA

Kuasa Hukum MS Angkat Bicara Luruskan Kronologi Pertemuan di Gorontalo

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:58 WITA

Syukur Atas Berkat Setahun, Masyarakat Gendang Sangka Gelar Ritual Adat Penti

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:53 WITA

Kecelakaan Kapal Wisata Berulang di Labuan Bajo, Sergius Try Deddy Soroti Koordinasi KSOP dan Dishub

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:14 WITA

Bahas RAPBD 2027, Ali Sehidun: Program Pemerintahan Harus Efektif dan Dirasakan Rakyat

Berita Terbaru