LABUAN BAJO – Pertandingan babak penyisihan grup PSSI Cup II Manggarai Barat antara Lembor FC vs Ora Putra berjalan sangat alot sejak peluit pertama dibunyikan. Kedua tim yang bertanding di Stadion Ora Flobamora, Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat, jumaat (14/8/2026).
Sejak menit-menit awal, Lembor FC mencoba mengambil alih dominasi permainan. Mengandalkan kecepatan para pemain sayapnya, beberapa kali Lembor FC berhasil menembus kotak penalti lawan. Namun, barisan belakang Ora Putra Fc tampil sangat tenang dan disiplin dalam menyapu bersih setiap ancaman.
Di sisi lain, Ora Putra perlahan keluar dari tekanan dan membalas lewat skema serangan balik cepat. Kokohnya tembok pertahanan Lembor FC juga membuat peluang-peluang emas Ora Putra gagal berbuah gol. Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya babak pertama, papan skor tetap tidak berubah 0-0 untuk kedua tim.
Setelah bermain imbang tanpa gol hingga turun minum akibat ketatnya lini pertahanan kedua tim, Ora Putra langsung menaikkan intensitas serangan sejak awal babak kedua. Perubahan strategi ini membuahkan hasil manis ketika Wawan(10) berhasil memecah kebuntuan. Memanfaatkan umpan terobosan matang, dari lini sayap. Wawan dengan tenang mengeksekusi peluang dan menjebol gawang Lembor FC, mengubah papan skor menjadi 1-0.
Gol tersebut sontak membuat gemuruh para suporter Ora Putra pecah di tribun stadion. Di sisi lain, gol ini memaksa Lembor FC untuk keluar menyerang lebih agresif demi mengejar ketertinggalan, membuat sisa waktu babak kedua berjalan semakin memanas dan menegangkan.
Tertinggal satu gol membuat Lembor FC keluar menyerang secara agresif untuk menyamakan kedudukan. Namun, kokohnya tembok pertahanan Ora Putra membuat serangan mereka selalu kandas.
Petaka bagi Lembor FC kembali datang menjelang akhir babak kedua. Lewat skema serangan balik cepat yang mematikan, giliran Muslang (11)
yang unjuk gigi. Eksekusi klinis dari linih tengah sukses menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya waktu normal 90 menit, skor tetap bertahan untuk kemenangan mutlak Ora Putra FC tanpa ada gol balasan dari Lembor FC.
Dalam sesi wawancara usai pertandingan Coach Ismail mengungkapkan rasa syukurnya atas respons positif yang ditunjukkan oleh anak-anak asuhnya. Keberhasilan memetik poin penuh di laga kedua ini menjadi penawar setelah mereka dipaksa menyerah pada laga perdana.
“Jadi main ini main kedua di fase grup kami. Memang kemarin waktu main pertama itu kita kalah, terus yang keduanya kita menang,” ujar Coach Ismail kepada awak media, Jumaat (14/8/2026) sore.
Pelatih Ora Putra FC tersebut tidak menampik bahwa kekalahan tipis 0-1 dari Buntal FC pada pertandingan pertama disebabkan oleh faktor non-teknis. Ia menyebut kesiapan tim yang belum maksimal atau faktor “kesiangan” membuat anak asuhnya kecolongan di laga awal.
“Sementara kita kesiangan pas main pertama kemarin, kita kalah satu kosong dari Buntal, kekalahan kemarin menjadi evaluasi untuk performa tim di laga pembuka,” ujar Ismail.
Meski sudah mengamankan satu kemenangan penting, posisi Ora Putra FC untuk lolos ke babak berikutnya masih harus menunggu dinamika pertandingan dari tim lain di grup yang sama. Saat ini, fokus perhatian mereka juga tertuju pada hasil laga antara dua rival mereka, yakni Buntal FC dan Lembor FC.
“Jadi kita menunggu hasil antara Buntal itu sama Lebar. Jadi sekarang posisi kita sudah aman ya sementara,” tambahnya.
Menutup keterangannya, Coach Ismail menegaskan bahwa manajemen dan tim kepelatihan telah menetapkan target yang jelas. Berada di posisi aman sementara tidak membuat mereka berpuas diri, karena target utama adalah menembus babak gugur.
“Kita harus tembus lah, minimal ya kita di delapan besar,” pungkas Coach Ismail dengan optimis.
Penulis : Tim Infokini
Editor : Tim Infokini






