Kasus Dugaan Pungli Lapak di Pasar Baru Seret Nama Solus Rafael, Pedagang Desak Aparat Penegak Hukum Mengusut Tuntas

- Redaksi

Jumat, 6 November 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi : Dugaan Pungli di Pasar Baru.

Foto ilustrasi : Dugaan Pungli di Pasar Baru.

LABUAN BAJO – Dugaan Pungli menyeret nama Solus Rafael, Mantan Sekretaris Dinas Cipta Karya TRPKP Manggarai Barat. Kasus ini mencuat setelah sejumlah pemilik lapak yang berada di sekitaran Pasar Baru, Desa Gorontalo, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (6/11/2026).

Solus Rafael diduga meraup keuntungan hingga sekitar ratusan juta rupiah per tahun dari hasil pungutan sewa Lapak sepihak terhadap para pedagang dan pelaku usaha di kawasan Pasar Baru.

Nilai akumulatif fantastis ini terakumulasi dari penarikan dana ilegal dari puluhan lapak yang berada di area tersebut. Berdasarkan pengakuan para korban, besaran pungutan bervariasi mulai dari Rp.12 juta per tahun untuk kios kecil, hingga Rp. 20 juta per tahun untuk ruang usaha yang lebih besar seperti bengkel sepeda motor.

Pemilik kios kecil yang membeberkan bahwa nilai sewa dinaikkan secara sepihak dari Rp. 8 juta menjadi Rp. 12 juta per tahun. Ketika memohon keringanan akibat beban operasional listrik dan air yang ditanggung sendiri, ia justru mendapat ancaman pengusiran.

Praktik pungutan serupa juga menyasar pelaku usaha lain di area yang sama, dengan nilai pungutan mencapai Rp. 20 juta per tahun untuk ruang usaha bengkel sepeda motor.

Misteri aliran dana dugaan pungutan liar (pungli) yang menyeret Solus Rafael dipertanyakan oleh para pedagang. Salah seorang pengguna lapak membeberkan indikasi total akumulasi pungutan yang diduga masuk ke kantong pribadi Solus Rafael mencapai ratusan juta rupiah per tahun, serta mempertanyakan transparansi penyetoran dana tersebut ke kas daerah.

“Bayangkan saja kalau rata-rata nilai kontrak per lapak kisaran Rp. 10 juta per tahun, dia sudah meraup keuntungan ratusan juta rupiah. Hanya kami tidak tahu, apakah uang hasil dari pungutan dari Solus Rafael itu disetor ke daerah atau tidak,” tutur salah satu pengguna lapak yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Baca Juga:  Tersangka di Polres Mabar, SP3 di Polda NTT Karena Bukan Unsur Pidana

Para pedagang di sekitaran Pasar Baru, Desa Gorontalo, kini mendesak pihak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas legalitas pungutan tersebut guna memastikan apakah dana itu menjadi Pendapatan Asli Daerah (PAD) atau menguap demi keuntungan pribadi oknum tertentu.

Hingga saat ini, para pedagang berharap ada tindakan tegas dari pihak berwenang dan aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas dugaan praktik pungli yang sangat mencekik ekonomi para pelaku usaha kecil di pusat pariwisata super premium Labuan Bajo tersebut.

Editor : Tim Infokini

Berita Terkait

Jejak Akademik Joko Widodo Terlacak di Arsip Koran Kedaulatan Rakyat 1980, Bareskrim Polri dan UGM Buka Suara
Di Tengah Krisis Distribusi BBM di Labuan Bajo, Wardun Pasar Baru Diduga Lakukan Kecurangan Pengisian BBM Pertalite
Bantah Lepas Tangan, Kades Cunca Wulang Luruskan Berita Sengketa Tanah Racang Buka
Sengketa Lahan Ulayat Meleng Memanas, Warga Laporkan Penggarapan Sepihak ke Kantor Camat Mbeliling
Biji Kakao Siap Kirim ke Jawa Tengah Raib Dicuri di Labuan Bajo, Korban Sudah Laporkan di Polres Mabar
Kajari Mabar Ingatkan Kepsek Jangan Tergiur Imbalan Proyek Revitalisasi Sekolah
Demi Resor Mewah TA’AKTANA, Ratusan Makam Tua di Labuan Bajo Dibongkar Sepihak, Ahli Waris Tempuh Jalur Hukum
Bakatnya Lepas dari Bidikan Persamba, Putra Ranggawatu Resmi Bergabung dengan PSN Ngada

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 02:32 WITA

Jejak Akademik Joko Widodo Terlacak di Arsip Koran Kedaulatan Rakyat 1980, Bareskrim Polri dan UGM Buka Suara

Jumat, 6 November 2026 - 12:50 WITA

Kasus Dugaan Pungli Lapak di Pasar Baru Seret Nama Solus Rafael, Pedagang Desak Aparat Penegak Hukum Mengusut Tuntas

Kamis, 5 November 2026 - 12:34 WITA

Di Tengah Krisis Distribusi BBM di Labuan Bajo, Wardun Pasar Baru Diduga Lakukan Kecurangan Pengisian BBM Pertalite

Rabu, 4 November 2026 - 21:44 WITA

Bantah Lepas Tangan, Kades Cunca Wulang Luruskan Berita Sengketa Tanah Racang Buka

Rabu, 4 November 2026 - 15:31 WITA

Sengketa Lahan Ulayat Meleng Memanas, Warga Laporkan Penggarapan Sepihak ke Kantor Camat Mbeliling

Berita Terbaru