Pelaku pengeroyokan: Silakan lapor di Polisi, kami tidak takut, kami banyak uang

- Redaksi

Selasa, 20 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO — Kasus penganiayaan oleh sekelompok orang pada bulan November 2025 lalu di Jl. Lintas Luar Sernaru (Raba), Kelurahan Wae Kelambu, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT.  Selasa, 20/01/2026

Kasus penganiayaan sekelompok orang yang menimpah kedua korban (Atik dan Wati) pada tanggal 16 November lalu sampai saat ini Pelaku belum di amankan.

Atas kejadian tersebut kedua korban lansung dilarikan ke Puskesmas Labuan Bajo untuk mendapatkan penanganan medis dan di antar oleh keluarga korban.

Usai penanganan medis di Puskesmas Labuan Bajo, korban lansung melapor kejadian itu ke Polres Manggarai Barat untuk mendapatkan penanganan hukum, karena melihat kondisi dari kedua korban yang tidak memungkinkan, terpaksa pihak kepolisian yang menerima mereka diruangan SPKT Polres Mabar menyarankan mereka supaya buat pengaduan dulu. Karena kondisi kedua korban sangat lemah sekali, mata bengkak dan kepala pusing. Dan pada Senin, 17/11/2025 pagi, kedua korban didampingi keluarga mendatangi ruangan SPKT Polres Mabar untuk membuat laporan secara resmi degan Laporan Polisi Nomor: LP/B/185/XI/ 2025/ SPKT/ Polres Manggarai Barat/Polda NTT, tanggal 17 November 2025.

Dalam keterangan surat Laporan mereka, Kejadiannya sekitar pukul 10.30 Wita, korban dan adik korban sedang duduk santai di dalam rumah korban, tiba tiba datang sekelompok orang berjumlah tujuh orang teriak dan memaki orang tua korban dari depan halaman rumah, tidak puas memaki pelaku bersama kakaknya pelaku langsung masuk dan memukul korban bersama adiknya, hingga di bagian wajah dekat pelipis sebelah kanan dan kepala bagian belakang. Kemudian korban di tendang dan di cakar di lengan sebelah kanan, selesai menganiaya kedua korban pelaku bersama teman – temannya langsung pergi dari rumah korban, kejadian tersebut mengakibatkan adik korban bernama Wati, mengalami luka memar di mata kiri, bibir bagian atas retak, sedangan pelapor mengalami bengkak di pipi kanan.

Baca Juga:  Kasus Wae Wu'ul Mandek Di Polres Mabar Publik Menduga Ada Keterlibatan Orang Dalam

Menurut Keluarga korban, mereka tetap mencari keadilan di Polres Manggarai Barat, agar pencitraan Polri tidak ternodai. Dan segera menahan para pelaku tindakan pengeroyokan sekelompok orang ini, bagi kami mereka sudah direncanakan untuk melakukan aksi tak terpuji itu di jalan Lintas Luar Sernaru (Raba) kelurahan Wae Kelambu.

“Saya sebagai orang tua korban, tetap mencari keadilan agar pencitraan Polri tidak ternodai di mata masyarakat. Kasus pengeroyokan sekelompok orang terhadap anak kami ini, ini murni kasus tindakan kriminal yang sudah direncanakan oleh pelaku. Saya sebagai orang tua dari korban sangat tidak terima sama sekali dengan aksi dari pelaku. Kejadian ini sudah bulan November 2025 lalu, kenapa pihak kepolisian tidak menindak lanjut atas laporan kami dari korban,” tegasnya pada Minggu, (18/01) malam

Mereka berharap secepatnya pihak kepolisian Polres Manggarai Barat agar para pelaku segera ditahan.

“Kami sangat mengharapkan kepada pihak kepolisian Polres Manggarai Barat, agar segera menahan para pelaku,” lanjutnya

Terpisah dari itu, Korban Wati menceritakan pelaku Lastri sempat merebut HP milik Atik dari tangannya lalu di banting.

“Kakak saya mau mengambil gambar berupa vidio untuk merekam kejadian saat itu, tiba-tiba si pelaku Lastri lansung menghampiri si Atik dan mengambil HP itu, lalu dibanting ke lantai hingga rusak.Pokoknya ada semua bukti saat itu, sampai baju yang penuh dengan darah masih ada sampai sekarang,”

Pelaku (Lastri) sempat menantang pencitraan Polisi dengan ungkapkan silakan Lapor di Polisi kami tidak takut.

“Si Lastri sempat melontarkan kata, silakan kamu lapor di Polisi kami tidak takut, kami banyak uang juga, mau lapor sampai dimana saja kami tidak takut sama sekali” jelas wati

Baca Juga:  Dalil melanggar Hukum Adat, Tu'a Adat Pela perintahkan pasukanya untuk bongkar rumah warga Wae Togo

Awal mulanya kasus pengeroyokan terhadap kedua korban ini lantaran salah satu teman pelaku Mama Aurel (Sinta) menceritakan kepada si pelaku, bahwa mereka Wati dan Atik ada Gosip kalau suaminya selingkuh. Hingga terjadi pengeroyokan dirumah kedua korban di jalan lintas Luar Sernaru (Raba). Kasus pengeroyokan sekelompok orang ini kini sudah ditangani oleh kepolisian Resort (Polres) Manggarai Barat untuk di tindaklanjuti.

Penulis : Tim Infokini

Editor : Sansiro Petra

Berita Terkait

Ditetapkan Jadi Tersangka Pencurian di Labuan Bajo, Kondisi Luka Remaja 17 Tahun Kini Dipertanyakan Keluarga
Ketua PN Labuan Bajo Tegaskan Aanmaning Kedua Lahan Wae Cicu Belum Masuk Tahap Eksekusi
Pencuri Gasak 2 Ton Biji Katak Porang di Kecamatan Boleng, Polsek Komodo Terus Selidiki Terduga Pelaku
Polsek Katibung Tangkap Pelaku Penjambretan Mahasiswi di Jalan Lintas Sumatera
Sengketa Lahan 10 Ha Wae Cicu Memanas, Tergugat I Protes Rencana Eksekusi PN Labuan Bajo
Korban Kekerasan di Kafe Buka Suara, Nama EH Disebut, FA Banting dan Injak HP Saya Sampai Rusak
Tagih Utang Berujung Kekerasan, Seorang Pria di Manggarai Diduga Aniaya dan Rampas Ponsel Milik Korban
Kasus Penyebaran Data Pribadi IB di Facebook Masuki Babak Baru, Tim Hukum IB Berkomitmen Dorong Terapkan Pasal 27B UU ITE Terhadap EH

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 00:11 WITA

Ditetapkan Jadi Tersangka Pencurian di Labuan Bajo, Kondisi Luka Remaja 17 Tahun Kini Dipertanyakan Keluarga

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:47 WITA

Ketua PN Labuan Bajo Tegaskan Aanmaning Kedua Lahan Wae Cicu Belum Masuk Tahap Eksekusi

Minggu, 9 Agustus 2026 - 23:08 WITA

Pencuri Gasak 2 Ton Biji Katak Porang di Kecamatan Boleng, Polsek Komodo Terus Selidiki Terduga Pelaku

Minggu, 2 Agustus 2026 - 16:09 WITA

Polsek Katibung Tangkap Pelaku Penjambretan Mahasiswi di Jalan Lintas Sumatera

Senin, 27 Juli 2026 - 16:04 WITA

Sengketa Lahan 10 Ha Wae Cicu Memanas, Tergugat I Protes Rencana Eksekusi PN Labuan Bajo

Berita Terbaru